Jembatan Layang Tani Hidupkan Sektor Wisata dan Sektor Perikanan
Kamis, 10 Oktober 2019 | 12:00 WIB

Jembatan Layang Tani Hidupkan Sektor Wisata dan Sektor Perikanan

Jembatan layang ini novasi untuk melakukan pembangunan infrastruktur.
Alpines, Kepala Desa Pebaun Hilir di depan jembatan usaha tani.
Photo :
  • Desa Pebaun Hilir

Alpines, Kepala Desa Pebaun Hilir di depan jembatan usaha tani.

VIVA – Desa Pebaun Hilir merupakan salah satu desa yang terletak Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau. Nama Pebaun sendiri diambil dari kumpulan berbagai suku yang terdiri dari suku Melayu, Budi Caniago, Pitopang, dan Piliang. Pembauran dari berbagai suku ini lah, akhirnya muncul nama Pebaun. 

Nah, dari campuran berbagai suku ini juga, penduduk di Desa Pebaun sangatlah beragam, bahkan harus ada 3 kepala banjar (kepala kampung) waktu itu. Selain memiliki keberagaman suku, desa ini juga memiliki potensi alam yang sangat indah dan potensi lainnya yang bisa menjadikan desa ini lebih maju.

Namun, kendala tetap saja ada. Saat itu, dengan sebagian besar masyarakat Desa Pebaun berprofesi sebagai petani, akses petani untuk membawa hasil panen  menjadi masalah serius. Banyak warga dan kelompok tani yang memikirkan cara untuk mengatasi masalah ini, salah satunya dengan menggunakan turap. Namun, jika menggunakan turap masalah lain muncul, yakni lahan yang dilewati turap menjadi tidak bisa ditanami padi. 

loading...
Artikel Terpopuler