Pembelajaran Daring dan Pencegahan Radikalisme di Kampus
Minggu, 26 Agustus 2018 | 00:00 WIB

Pembelajaran Daring dan Pencegahan Radikalisme di Kampus

SPADA Indonesia hadir sebagai bentuk terobosan dari Kemenristekdikti.
Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir
Photo :

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir

VIVA – Saat ini di Indonesia masih banyak kapasitas perguruan tinggi yang terbatas, keterjangkauan Perguruan Tinggi yang belum merata, dan masih perlunya perguruan tinggi memiliki sumber daya pendidikan yang memadai. Sehingga dibutuhkan peningkatan akses terhadap pendidikan tinggi bermutu dan berkualitas.

Teknologi Informasi berkembang pesat di era digital dan revolusi industri 4.0. Saat ini dengan memanfaatkan konektivitas jaringan Indonesia Research And Education Network (Idren). Kemenristekdikti sedang mengembangkan sistem perkuliahan secara online dan memastikan program perkuliahan jarak jauh diseluruh Perguruan Tinggi Negeri dan swasta di Indonesia.

Kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) saat ini menawarkan potensi besar untuk menjawab tantangan tersebut di atas. TIK memberikan peluang dilakukannya pendidikan tinggi berjejaring (networked higher education) dan pembelajaran daring (online learning).

Atas dasar inilah SPADA Indonesia hadir sebagai salah satu terobosan (breakthrough) dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi dalam meningkatkan tenaga terampil berpendidikan tinggi.

Dengan sistem pembelajaran daring, SPADA Indonesia memberikan peluang bagi mahasiswa dari satu perguruan tinggi dapat mengikuti mata kuliah bermutu tertentu dari perguruan tinggi lain dan hasil belajarnya dapat diakui  sama (transfer kredit) oleh perguruan tinggi tempat mahasiswa tersebut terdaftar.

Menyongsong pembangunan ekonomi digital, SPADA Indonesia merupakan terobosan baru sebagai sarana pertukaran kepakaran nasional mapun internasional di berbagai bidang yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat Indonesia dari ujung barat pulau Sumatera sampai ujung timur Papua.