Ditinggal Filipina, AS Minta Dukungan Indonesia di Laut China Selatan

Ditinggal Filipina, AS Minta Dukungan Indonesia di Laut China Selatan

Selasa, 4 Agustus 2020 | 15:56 WIB
Menlu AS, Michael Pompeo menghubungi Menlu RI membahas situasi di LCS
VIVA Militer: Armada Militer Amerika Serikat (AS) di Laut China Selatan
Photo :
  • South China Morning Post

VIVA Militer: Armada Militer Amerika Serikat (AS) di Laut China Selatan

VIVA – Sepertinya Amerika Serikat (AS) kembali memutar otak menghadapi dominasi klaim China di Perairan Laut China  Selatan. Terlebih lagi, pasca Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengeluarkan kebijakan untuk menghentikan kegiatan latihan militer gabungan bersama Amerika Serikat (AS) dan sejumlah negara-negara sekutunya di ASEAN dalam menghadapi kekuatan Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) di perairan Laut China Selatan.

Keputusan Duterte yang menghentikan hubungan kerja sama dengan AS itu tentu saja menjadi pertimbangan tersendiri bagi Amerika dalam menghadapi pasukan Xi Jinping. Sebab, bagaimana pun, Amerika Serikat membutuhkan klaim negara-negara yang berada di wilayah perairan Laut China Selatan untuk menghadapi kekuatan militer China. 

Indonesia sepertinya adalah salah satu target operasi Amerika saat ini untuk meraih dukungan dalam menghadapi dominasi China di perairan Laut China Selatan tersebut.

Berita Terkait :
Saksikan Juga