Merasa Tersudut, Hizbullah Bantah Punya Gudang Senjata di Pelabuhan

Merasa Tersudut, Hizbullah Bantah Punya Gudang Senjata di Pelabuhan

Sabtu, 8 Agustus 2020 | 05:30 WIB
Hizbullah dan Iran dituduh memiliki gudang senjata di Pelabuhan Beirut
VIVA Militer: Ledakan dahsyat di Beirut ibukta Lebanon
Photo :
  • The Scottish Sun

VIVA Militer: Ledakan dahsyat di Beirut ibukta Lebanon

VIVA – Spekulasi penyebab terjadinya ledakan dahsyat di pelabuhan Beirut hari Selasa, 4 Agustus lalu terus bermunculan. Salah satu opini yang berkembang adalah ledakan yang menewaskan ratusan orang dan melukai 5000 masyarakat Libanon itu bersumber pada sebuah gudang senjata yang berisi bahan kimia Amonium Nitrat milik Gerakan Hizbullah dan sekutunya, Iran.

Pemimpin Hizbullah Sayyed Hasan Nasrallah pun angkat bicara mendengar tudingan itu. Pemimpin gerakan partai aliansi Iran itu menegaskan bahwa Hizbullah tidak memiliki gudang senjata apapun di Pelabuhan Beirut.

"Hizbullah mendukung penyelidikan atas ledakan besar yang mengguncang kota Beirut. Ledakan hari Selasa sebagai peristiwa luar biasa dalam sejarah modern, Libanon saat ini membutuhkan persatuan. Hizbullah Syiah yang bersenjata lengkap akan memperjelas posisi politik "kuat" mereka nanti, setelah debu-debu mengendap," kata Sayyed Hassan Nasrallah dikutip VIVA Militer dari Reuters, Sabtu, 8 Agustus 2020.

Nasrallah mengakui, sejak ledakan hebat yang terjadi di Pelabuhan Beirut selasa kemarin, beberapa kekuatan politik di Libanon dan kawasan itu berusaha menyalahkan Hizbullah yang merupakan pendukung terbesar pemerintah saat ini bersama dengan sekutunya.

“Kebakaran masih berkobar, dan mereka muncul di media dengan pernyataan yang sudah ada sebelumnya,” katanya.

Berita Terkait :
Saksikan Juga