Al-Jabri, Eks Kepala Intelijen Arab yang Mau Dibunuh Pangeran Mohammed

Al-Jabri, Eks Kepala Intelijen Arab yang Mau Dibunuh Pangeran Mohammed

Sabtu, 8 Agustus 2020 | 08:50 WIB
Al-Jabri memberikan pernyataan mengejutkan.
VIVA Militer: Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman
Photo :
  • AboutHer

VIVA Militer: Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman

VIVA – Sebuah pernyataan mengejutkan datang dari mantan Kepala Intelijen Arab Saudi, Saad Al-Jabri. Al-Jabri menyebut bahwa dirinya jadi sasaran pembunuhan putra mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz al-Saud.

Menurut laporan Mirror yang dikutip VIVA Militer, Al-Jabri buka mulut dan menyebut bahwa Pangeran Mohammed telah berusaha melenyapkan nyawanya. 

Al-Jabri mengatakan bahwa Pangeran Mohammed mengirim 50 orang tentara bayaran untuk membunuhnya di Kanada, hanya beberapa pekan setelah pembunuhan jurnalis, Jamal Khassoggi.

Tak hanya itu, Al-Jabri juga menuding Pangeran Mohammed telah menculik dan menyiksa anggota keluarganya yang lain di Dubai, Uni Emirat Arab. Dalam sebuah dokumen 100 halaman yang ditulisnya, Al-Jabri merasa ia jadi sasaran pembunuhan, lantaran punya informasi yang melemahkan Putra Mahkota Arab Saudi.

Berita Terkait :
Saksikan Juga