Propaganda AS Gagalkan Bisnis Senjata China Senilai Rp5 Ribu Triliun

Propaganda AS Gagalkan Bisnis Senjata China Senilai Rp5 Ribu Triliun

Senin, 10 Agustus 2020 | 07:04 WIB
Dengan modus anti-komunis ingin kuasai pasar senjata militer dunia.
VIVA Militer Us Army.
Photo :
  • US Army

VIVA Militer Us Army.

VIVA – Amerika Serikat terus memprovokasi dunia agar tak henti-henti membenci China. Berbagai propaganda terus dilancarkan untuk menjatuhkan musuh beratnya itu.

Kali ini Amerika menakut-nakuti dunia bahwa China akan mengacaukan keamanan di Timur Tengah, karena menjalin kerjasama dengan Iran.

Propaganda anti-China itu lagi-lagi diciptakan mantan Direktur Badan Intelijen Pusat (CIA), Mike Pompeo.

Dalam kicauan terbarunya dikutip VIVA Militer, Senin 10 Agustus 2020, mantan prajurit Angkatan Darat Amerika berpangkat kapten itu menyebut kehadiran Partai Komunis China di tanah Timur Tengah akan menambah risiko keamanan bagi negara di wilayah itu. Apalagi dilakukan dengan Iran.

Sebab, menurut Pompeo, Partai Komunis China akan mendapatkan keuntungan dari sistem persenjataan dan perdagangan senjata Iran.

"Masuknya China ke Iran akan mengacaukan Timur Tengah. Iran tetap menjadi negara sponsor teror terbesar di dunia, dan memiliki akses ke sistem persenjataan dan perdagangan serta uang yang mengalir dari Partai Komunis China hanya menambah risiko bagi wilayah itu," kata Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo.

Berita Terkait :
Saksikan Juga