Gawat, Bahaya Ganda Intai Indonesia Jika Perang China-Amerika Pecah

Gawat, Bahaya Ganda Intai Indonesia Jika Perang China-Amerika Pecah

Senin, 10 Agustus 2020 | 07:50 WIB
Senjumlah negara Asia Tenggara diprediksi tak dukung AS maupun China.
VIVA Militer: Kapal perang TNI Angkatan Laut, KRI Pati Unus (384)
Photo :
  • Marine Link

VIVA Militer: Kapal perang TNI Angkatan Laut, KRI Pati Unus (384)

VIVA – Sejumlah peristiwa yang terjadi sejak awal 2020 di Laut China Selatan, menunjukkan bahwa ketegangan antara dua kekuatan besar dunia, China dan Amerika Serikat (AS), semakin memanas. Kemungkinan terburuk adalah meletusnya perang, dan sangat membahayakan negara-negara Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) maupun Angkatan Bersenjata AS (US Armed Forces) terus saling balas perang urat syaraf, menyusul hubungan kedua negara yang semakin memburuk. 

Amerika sebagai kekuatan militer terbesar dunia jelas tak mau membiarkan China, yang dalam pandangannya telah banyak melakukan pelanggaran hukum internasional.

Di satu sisi, meski kerap menyebut bahwa latihan militer adalah kegiatan rutinnya, Tentara Pembebasan Rakyat China sangat jelas menunjukkan ambisinya. Di bawah komando Presiden sekaligus Ketua Komisi Militer Pusat China, Xi Jinping, armada militer China belum berhenti untuk meninngkatkan kemajuan teknologinya.

VIVA Militer: Kapal perang Angkatan Laut China menembakkan meriam

Berita Terkait :
Saksikan Juga