Rudal Jelajah Nuklir, Kunci Militer Amerika Bikin Rusia Tak Congkak

Rudal Jelajah Nuklir, Kunci Militer Amerika Bikin Rusia Tak Congkak

Senin, 10 Agustus 2020 | 08:52 WIB
Banyak rudal jelajah nuklir AS yang dihentikan penggunaannya.
VIVA Militer: Kapal perang AS, USS Arleigh Burke luncurkan rudal balistik nuklir
Photo :
  • Naval News

VIVA Militer: Kapal perang AS, USS Arleigh Burke luncurkan rudal balistik nuklir

VIVA – Sebelum terlibat perseteruan dengan China, Amerika Serikat (AS) jauh lebih dulu masuk dalam persaingan tanpa batas dengan Rusia. Bahkan, saat Rusia masih tergabung dalam negara Uni Soviet. Salah satu yang jadi fokus persaingan AS dan Rusia adalah program pengembangan senjata nuklir.

Setelah Perang Dingin berakhir hampir 30 tahun lalu, hubungan Amerika dan Rusia kembali memanas. Dalam laporan yang dikutip VIVA Militer dari Sputnik News, salah satu penyebabnya adalah penolakan AS memperpanjang masa pakta Perjanjian Pengurangan Strategis (START).

Penolakan Amerika tak lepas dari desakan yang diminta kepada Rusia, untuk mengajak China dalam perjanjian baru trilateral, NEW START. Akan tetapi, Rusia tak mau menuruti keinginan AS dan malah dengan tegas memberi pernyataan dukungan terhadap China.

"(China adalah) mitra kami. (Rusia dan China memiliki) hubungan kemitraan khusus," kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov dikutip VIVA Militer dari Xinhua News Agency.

VIVA Militer: Rudal penjelajah Tomahawk Angkatan Bersenjata Amerika Serikat

Berita Terkait :
Saksikan Juga