Fakta Baru Kasus Marinir Tusuk Prajurit TNI AD di Hotel Mercure
Kamis, 2 Juli 2020 | 17:26 WIB

Fakta Baru Kasus Marinir Tusuk Prajurit TNI AD di Hotel Mercure

Dalam pengaruh minuman keras Letda Marinir RW memaksa masuk hotel
VIVA Militer : Danpuspom TNI Mayjen Eddy Rate Muis
Photo :
  • Viva.co.id

VIVA Militer : Danpuspom TNI Mayjen Eddy Rate Muis

VIVA – Penyidik Polisi Militer Angkatan Laut (POMAL) telah berhasil mengungkap penyebab atau motif pembunuhan seorang TNI AD anggota Babinsa Kodim 0503/Jakarta Barat, Serda Saputra yang dilakukan oknum TNI AL dari Korps Marinir, Letda Marinir RW.

Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI Mayjen Eddy Rate Muis menjelaskan, pembunuhan yang dilakukan Letda (Mar) RW terjadi ketika yang bersangkutan pada tanggal 22 Juni 2020 lalu datang ke Hotel Mercure dengan maksud untuk bertemu dengan seorang wanita yang dikenal dari media sosial miliknya. Letda (Mar) RW datang sekitar pukul 01.05 dini hari dan dalam keadaan mabuk.

Menurut pengakuan tersangka, lanjut Mayjen Eddy, selama ini dirinya belum pernah bertemu langsung dengan wanita yang telah dikenalnya dari dunia maya itu. Sehingga, ketika tersangka mengetahui wanita kenalannya itu ada di Indonesia dan menginap di Hotel Mercure yang menjadi salah satu tempat karantina mandiri para ABK yang baru tiba dari luar negeri, maka Letda RW nekat mendatangi hotel tersebut tengah malam dalam kondisi di bawah pengaruh minuman keras. 

"Hari itu yang bersangkutan ingin ketemu di darat, datanglah dia ke Hotel Mercure. Nah, kita tahu bersama bahwa Hotel Mercure itu merupakan tempat karantina bagi penderita COVID-19. Pada saat tersangka datang di hotel, dihalangi ataupun dilarang  petugas untuk masuk," kata Mayjen Eddy Rate Muis di PUSPOM TNI AL, Jakarta Utara, Kamis, 2 Juli 2020.