KSAD Berikan Santunan 50 Juta untuk Korban Penembakan Polsek Ciracas

KSAD Berikan Santunan 50 Juta untuk Korban Penembakan Polsek Ciracas

Sabtu, 12 September 2020 | 13:59 WIB
Driver ANTV, Maulana mendapatkan santunan 50 juta dari Kasad
VIVA Militer: Jenderal Andika Perkasa.
Photo :

VIVA Militer: Jenderal Andika Perkasa.

VIVA – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa memberikan santunan sebesar Rp50 juta kepada Maulana, driver ANTV yang menjadi korban penembakan kerusuhan yang terjadi di Kantor Kepolisian Sektor Ciracas, Jakarta Timur akhir Agustus lalu. 

Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Nefra Firdaus menyatakan, selain memberikan santunan kepada korban, TNI AD juga bertanggung jawab penuh atas perawatan terhadap Maulana selama proses pemulihan pasca operasi pengangkatan proyektil peluru yang diduga berasal dari salah satu oknum TNI pelaku penyerangan kantor Polsek Ciracas lalu.

"Istri korban juga mendapatkan konseling psikologis dari Tim RSPAD Gatot Soebroto. Untuk kontrol selanjutnya korban juga mendapatkan fasilitas antar jemput dari RSPAD Gatot Soebroto," kata Brigjen TNI Nefra Firdaus, Sabtu, 12 September 2020.

Diberitakan VIVA Militer sebelumnya, KSAD TNI Jenderal Andika Perkasa bersama istri, Hetty Andika Perkasa pagi tadi mendatangi Rumah Sakit Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat. Kedatangan KSAD itu dalam rangka membesuk sekaligus mengantarkan kepulangan driver ANTV, Maulana yang menjadi salah satu korban kerusuhan Kantor Kepolisian Sektor Ciracas pada 29 Agustus lalu.

Berita Terkait :
Saksikan Juga
Artikel Terpopuler