Pengguna Tol Turun 60 Persen Selama PSBB di Jakarta, Banten dan Jabar
Selasa, 28 April 2020 | 12:24 WIB

Pengguna Tol Turun 60 Persen Selama PSBB di Jakarta, Banten dan Jabar

Kendaraan yang melintas di dominasi hanya kendaraan logistik.
PENUTUPAN JALAN TOL LAYANG JAPEK
Photo :
  • ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah

PENUTUPAN JALAN TOL LAYANG JAPEK

VIVA – Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB guna memutus penyebaran Virus Corona, khususnya di 14 ruas tol yang tersebar di Provinsi DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat, bikin lalu lintas kendaraan lebih sepi. Hingga saat ini penurunan berada di kisaran 42 hingga 60 persen.

Berdasarkan laporan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono menjelaskan, lalu masih didominasi oleh pergerakan lokal pada kawasan megapolitan Jabodetabek dan pergerakan logistik. Hal itu untuk memenuhi kebutuhan warga yang berada di daerah PSBB.

"Layanan jalan tol dan non-tol tetap beroperasi sebagai jalur logistik, untuk pergerakan barang kebutuhan pokok, alat kesehatan, serta layanan kesehatan," kata Basuki dikutip dari keterangannya, Selasa 28 April 2020.

Basuki menambahkan, untuk ruas-ruas tol antar wilayah, penurunan angka traffic lebih tinggi. Karena pembatasan pergerakan terutama yang berkaitan dengan mudik lebaran. Untuk ruas Cikarang Utama ke Kalikangkung (Semarang) misalnya, terjadi penurunan berkisar 60-70 persen.

"Sedangkan pada ruas Bakauheuni-Bandar Lampung, penurunan (traffic tol) hingga akhir April berkisar antara 70-80 persen," ujarnya.