Kebiasaan Jokowi di Mobil yang Tak Patut Dicontoh - VIVA
Unduh aplikasi kami
A Group Member of Viva
viva
Senin, 19 Agustus 2019 | 15:13 WIB

Kebiasaan Jokowi di Mobil yang Tak Patut Dicontoh

Jokowi gemar membuka kaca jendela.
Mobil Presiden Mercedes-Benz S600 Pullman Guard
Photo :
  • Youtube Sekretariat Presiden

Mobil Presiden Mercedes-Benz S600 Pullman Guard

VIVA – Saat menghadiri HUT RI ke-74, Presiden Joko Widodo datang mengendarai mobil limusin. Mobil tersebut buatan Mercedes-Benz, dengan tipe S600 Pullman Guard.

Dia tiba bersama istri dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Mufidah Jusuf Kalla. Sebelum berhenti di area upacara, tampak jendela pintu belakang dibuka.

Hal itu rupanya sudah menjadi kebiasaan mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut. Beberapa kali, ia tampak membiarkan angin masuk, sembari membagikan hadiah ke masyarakat sekitar.

Dilansir dari laman Armormax, Senin 19 Augstus 2019, membuka kaca jendela mobil seperti yang dilakukan Jokowi tidak disarankan. Sebab, hal itu mengurangi fungsi dari kendaraan sebagai benteng berjalan.

Baca juga: Viral Motor Balap Kena Santet

Jika kaca mobil diturunkan, hal itu akan membuat perlindungan jadi sia-sia. Sebab, ada celah untuk peluru bisa masuk ke dalam. Meski demikian, produsen mobil antipeluru paham dengan kebutuhan setiap konsumen mereka.

Itu sebabnya, ada beberapa model mobil yang kaca jendelanya bisa dibuka, meski tidak sepenuhnya. Umumnya, fitur itu hanya dipasang di pintu depan, agar pengemudi bisa membayar biaya tol dan lain sebagainya.

Calon Presiden Joko Widodo melambaikan tangan dari dalam mobil seusai menghadiri Pengundian dan Penetapan Nomor Urut Capres dan Cawapres Pemilu 2019 di Kantor KPU, Jakarta

Sebagai informasi, tidak mudah untuk membuat kaca jendela mobil presiden bisa dibuka tutup. Selain kaca yang digunakan sangat tebal dan berat, pintu juga dibekali dengan beragam pengaman, membuat tidak banyak ruang untuk memasang alat yang bisa mengatur naik turunnya kaca.

Saksikan Juga

Presiden Curiga Kebakaran Hutan Dilakukan Terorganisir

TVONE NEWS - 5 hari lalu
loading...
Muat Lainnya...