Produksi Esemka Pakai Sistem Rakitan CKD atau IKD? - VIVA
Unduh aplikasi kami
A Group Member of Viva
viva
Rabu, 11 September 2019 | 23:59 WIB

Produksi Esemka Pakai Sistem Rakitan CKD atau IKD?

Esemka sudah punya pabrik perakitan.
Perakitan mesin mobil Esemka di Boyolali, Jawa Tengah
Photo :
  • ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho

Perakitan mesin mobil Esemka di Boyolali, Jawa Tengah

VIVA – Setelah ditunggu selama tujuh tahun, akhirnya mobil perdana Esemka resmi dihadirkan ke publik. Pembukaan selubung dilakukan di pabrik PT Solo Manufaktur Kreasi di Boyoali, Jawa Tengah belum lama ini.

Turut hadir dalam acara, Presiden Jokowi. Tidak hanya sekadar memberi sambutan, ia juga menyempatkan diri mencoba duduk di dalam mobil yang diberi nama Esemka Bima itu.

“Menurut saya, kualitas cukup baik. Kalau ada yang kurang sedikit, ya ini produksi pertama. Sudah bagus untuk produksi pertama, baik secara desain," ujarnya.

Sementara itu, Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto menyatakan, bahwa fasilitas yang dimiliki SMK untuk memproduksi kendaraan, sudah sangat lengkap. Mulai dari untuk perakitan, hingga ruang penyediaan suku cadang.

“SMK memiliki fasilitas produksi yang telah siap beroperasi, antara lain lini pengecatan bodi, lini perakitan mobil tipe monocoque, tipe sasis, mesin bensin, dan transmisi. Ada juga lini penyambungan transmisi, pengujian kendaraan,” ungkap Airlangga.

Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kemenperin, Putu Juli Ardika menjelaskan, sistem produksi yang diterapkan SMK berbeda dari pabrik mobil lainnya.

“Bukan CKD (completely knock down), bukan IKD (incomplete knock down). Kalau CKD, mobil utuh diurai, dibawa ke sini, dirakit. Bukan IKD juga, karena ada kewajiban lokal kontan tinggi. Esemka pakai fasilitas part by part. Komponen yang dibutuhkan yang diimpor,” ungkap Putu di Jakarta, Rabu 11 September 2019.

Saksikan Juga

Kemenkeu Perketat Aturan Pajak Mobil Mewah

TVONE NEWS - 3 bulan lalu
loading...
Muat Lainnya...