Menguak Kemampuan Mesin All New Toyota Corolla Altis Hybrid
Jumat, 1 November 2019 | 14:26 WIB

Menguak Kemampuan Mesin All New Toyota Corolla Altis Hybrid

Corolla Altis Hybrid resmi dijual di Indonesia.
All New Toyota Corolla Altis Hybrid
Photo :
  • Dok: TAM

All New Toyota Corolla Altis Hybrid

VIVA – Peraturan Presiden nomor 55 tahun 2019 yang terbit beberapa waktu lalu, menjadi tanda bahwa Indonesia mulai memasuki era kendaraan listrik. PP tersebut semakin diperkuat, dengan munculnya Peraturan Presiden nomor 73 tahun 2019.

Dengan adanya dua aturan baru itu, para produsen kendaraan mulai berani menawarkan produk mereka yang berbasis elektrifikasi. Salah satunya Toyota, yang sudah memasarkan produk hybrid sejak 2009.

Mobil terbaru mereka yang diluncurkan di Indonesia dan sudah menggunakan teknologi hybrid, yakni All New Corolla Altis. Kendaraan ini masuk dalam segmen sedan, dan ditawarkan dengan banderol Rp566,3 juta dengan status on the road DKI Jakarta.

Sedan Corolla generasi 12 ini dibuat dengan menggunakan platform Toyota New Global Architecture atau TNGA. Banyak kelebihan yang ditawarkan platform ini, mulai dari kestabilan berkat penempatan mesin yang lebih rendah 20 milimeter, hingga luasnya pandangan dari kabin ke luar.

Dilansir dari laman resmi Toyota, Jumat 1 November 2019, untuk pertama kalinya di Indonesia, Corolla Altis ditawarkan dengan mesin hybrid. Jantung penggerak konvensional yang dipasang memiliki spesifikasi empat silinder berkapasitas 1.800cc.

Tenaga yang dihasilkan mesin bensin itu, mencapai 97 daya kuda dan torsi 142 Newton meter. Jika digabungan dengan tenaga yang dihasilkan dari dinamo listrik Hybrid Synergy Drive, maka tenaganya meningkat jadi 121 daya kuda.

Akselerasi dari nol hingga kecepatan 40 kilometer per jam All New Corolla Altis Hybrid, lebih cepat 1,5 detik dari model standar. Begitu juga dengan dari nol ke 100 km per jam, versi Hybrid bisa melaju 1,1 detik lebih kencang.

Berdasarkan data pengujian internal Toyota, All New Corolla Altis Hybrid lebih efisien 70 persen dari versi mesin bensin biasa. Emisi gas buang yang dihasilkan, juga lebih rendah 60 persen.

loading...
Muat Lainnya...