Tes Konsumsi BBM Terios Baru, Matik dan Manual Beda Jauh – VIVA

viva.co.id

Unduh aplikasi kami
A Group Member of Viva
viva

viva.co.id

Minggu, 14 Januari 2018 | 09:26 WIB

Tes Konsumsi BBM Terios Baru, Matik dan Manual Beda Jauh

img_title
Photo :
  • VIVA/Jeffry Yanto

All New Daihatsu Terios.

VIVA – Daihatsu Terios pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada 2006 silam. Setelah berumur 10 tahun lebih, PT Astra Daihatsu Motor sadar bahwa persaingan mulai ketat.

Sebab itu, agen pemegang merek mobil Daihatsu di Indonesia tersebut, meluncurkan model terbarunya pada November 2017 lalu, dengan beberapa ubahan yang signifikan.

Menariknya, meskipun eksterior dan interior berubah total, harga jualnya masih sama dengan versi sebelumnya. Terios baru ini juga dibekali fitur smart keyless, vehicle stability control, around view monitor, dan Hill Start Assist.

Sementara itu, untuk dapur pacunya, sport utility vehicle ini menggunakan mesin Toyota Avanza terbaru,, 2NR-VE berkapasitas 1.500 cc, yang dapat menyemburkan tenaga 104 daya kuda dan torsi 135 Newton meter.

VIVA mendapat kesempatan mengujinya secara langsung di kawasan Sumatera Barat, 11-13 Januari 2018.

Perjalanan hari pertama di mulai dari Bandara Internasional, Minangkabau, menuju Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, yang berjarak 80 kilometer.

Mobil berisi lima orang dengan berat badan bervariasi, serta barang bawaan penuh di bagasi belakang. Transmisi yang digunakan adalah otomatis.

Bahan bakar minyak menggunakan RON 92. Selama perjalanan, kecepatan yang kami tempuh 40-60 kilometer per jam, dan sesekali merasakan performanya di 110 km per jam.

Kontur jalanan yang dilewati juga beragam, mulai dari lurus dengan permukaan datar, sampai tanjakan dan penuh tikungan tajam.

Setelah sampai di Painan dengan waktu tempuh sekitar tiga jam, perjalanan dilanjutkan menuju Kawasan Wisata Mandeh yang berada 15 kilometer dari Painan.

Sesampainya di Teluk Mandeh, kami lihat jarak tempuh di Multi Information Display (MID) 105 kilometer dan konsumsi BBM tercatat 11,2 km per liter.

Setelah itu, kami menuju Kota Padang dengan mobil transmisi manual dan jarak tempuh yang sama. Konsumsi BBM kami dapat lebih irit, yakni 14,5 km per liter.

    Muat Lainnya...