Honda Beri Sinyal soal Motor Sport Retro

Honda Beri Sinyal soal Motor Sport Retro

Jumat, 17 Januari 2020 | 15:32 WIB
Honda amati cakupan pasar motor tersebut.
Logo Honda Motor
Photo :
  • markpettersen.com

Logo Honda Motor

VIVA – Tren motor custom ternyata juga menular ke pabrikan sepeda motor. Beberapa merek mulai berani menghadirkan model, yang mengusung tampilan klasik.

Kawasaki menjual W175 dengan banderol Rp30,8 juta. Lalu, ada Yamaha yang belum lama ini menghadirkan XSR155.

Dibekali mesin berkapasitas 155cc, motor bergaya Cafe Racer itu dibanderol Rp36,265 juta. Beragam fitur terkini disematkan, mulai dari panel instrumen LCD, hingga lampu light emitting diode  atau LED.

Produsen motor lokal asal Semarang, Viar juga memiliki motor model klasik, yakni Vintech 200. Harganya paling murah, Rp15 juta belum termasuk pajak. Jika ingin bisa resmi dipakai di jalan, cukup siapkan biaya tambahan 10 persen dari harga.

Baca Juga: Kelakuan, Motor Sport Ini Dipakai Jualan Siomay

Sementara itu, Honda sebagai pabrikan motor terbesar di Indonesia, hingga saat ini belum memiliki kuda besi yang mengusung konsep tersebut. Padahal, mereka mengakui bahwa motor berpenampilan klasik ada pasarnya.

“Kami masih mempelajari segmentasi sport retro. Pasar motor naked cukup besar. retro ada peningkatan. Sampai saat ini, masih kami amati,” ujar Direktur Pemasaran AHM, Thomas Wijaya di Jakarta, belum lama ini.

Soal mesin, Thomas mengaku bahwa hingga saat ini kontribusi terbesar masih berasal dari kapasitas tertentu. Hal itu yang juga jadi pertimbangan mereka, jika nantinya akan menghadirkan motor retro.

“Kontribusi terbesar masih mesin di bawah 250cc. Jadi, 80 persen sampai 90 persen itu yang mesin 150cc,” tuturnya.

Sebagai informasi, AHM sebenarnya memiliki motor dengan desain klasik, yakni Super Cub C125. Mengusung bentuk motor bebek, model ini ditawarkan dengan banderol Rp60 jutaan.

Berita Terkait :
)
Saksikan Juga