Sejarah Sepeda Brompton: Gereja Tempat Mata-mata Rusia Kopdar

Sejarah Sepeda Brompton: Gereja Tempat Mata-mata Rusia Kopdar

Kamis, 2 Juli 2020 | 05:05 WIB
Nama sepeda Brompton diambil dari gereja di Inggris.
Sepeda Brompton
Photo :
  • Pixabay

Sepeda Brompton

VIVA – Nama sepeda Brompton kembali jadi perbincangan hangat masyarakat Indonesia. Jika sebelumnya sepeda itu dikaitkan dengan kasus penyelundupan, kali ini alat transportasi itu jadi andalan mereka yang ingin menghabiskan masa normal baru dengan berolahraga.

Harga sepeda Brompton tidak murah, versi standarnya bisa mencapai belasan hingga puluhan juta rupiah. Keunggulannya banyak, mulai dari mudah dilipat hingga bisa dibawa ke dalam mobil.

Awalnya, merek Brompton tersebar luas di Indonesia pasca ditemukannya muatan ilegal di dalam pesawat Garuda Indonesia yang datang dari luar negeri. Sepeda tersebut disebut-sebut adalah milik mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Ashkara Danadiputra atau Ari Ashkara.

Berita Terkait :
Saksikan Juga