Awas, Mobil Matik Lebih Berisiko Rem Blong - VIVA
Unduh aplikasi kami
A Group Member of Viva
viva
Jumat, 6 September 2019 | 08:15 WIB

Awas, Mobil Matik Lebih Berisiko Rem Blong

Kuncinya ada dua, karakter pengguna dan komponen.
Ilustrasi rem mobil
Photo :
  • Daihatsu.co.id

Ilustrasi rem mobil

VIVA – Salah satu faktor penyebab terjadinya kecelakaan di jalan raya, adalah rem blong. Hal itu yang diduga terjadi pada dua dump truck di Tol Cipularang, beberapa waktu lalu.

Gagalnya rem berfungsi, ternyata tidak hanya dialami oleh kendaraan besar saja. Mobil juga dapat mengalami hal yang sama, terutama model yang menggunakan transmisi otomatis atau matik.

Chief Store Carfix, Kukuh Aristiawan mengatakan, ada dua penyebab terjadinya rem blong pada kendaraan pribadi. Yang pertama, yakni akibat karakter pengemudinya.

“Mobil matik intensitas remnya tinggi. Apabila cara mengemudinya kurang baik, seperti kaki kanan menempel di pedal gas dan kaki kiri di pedal rem, maka lama kelamaan akan panas dan bisa blong,” ujarnya di Jakarta, Kamis 5 September 2019.

Baca juga: Ekspor Mobil Indonesia Bisa Tembus 1 Juta Unit

Faktor yang kedua, kata Kukuh, yakni penggunaan komponen rem. Terkadang, ada pemilik mobil yang memasang komponen rem, seperti kampas, dengan kualitas yang kurang bagus.

“Rem berhadapan dengan dua hal, suhu dan kotoran. Butuh kekuatan tinggi dari komponennya. Biasanya, yang sering jadi penyebab blong itu master remnya,” tuturnya.

Oleh sebab itu, Kukuh menyarankan agar pemilik mobil melakukan pemeriksaan rem secara berkala. Jangka waktunya kurang lebih tiap enam bulan.

Sebagai informasi, Carfix baru saja membuka bengkel ke-20 di area Cibinong, Bogor. Layanan yang diberikan beragam, mulai dari tune up, servis kelistrikan, servis kaki-kaki, hingga spooring dan balancing.

Selama masa promosi, diberikan diskon 50 persen untuk tune up, spooring, balancing, dan servis rem. Konsumen juga berkesempatan memenangkan undian nonton balap MotoGP di Sepang, Malaysia.

Saksikan Juga

Mobil Masuk Sungai, Satu Orang Tewas dan 9 Lainnya Terluka

TVONE NEWS - 3 bulan lalu
loading...
Muat Lainnya...