Mau Tahu Istilah-istilah Komponen Motor yang Digunakan Mekanik? - VIVA
Unduh aplikasi kami
A Group Member of Viva
viva
Selasa, 18 November 2014 | 16:52 WIB

Mau Tahu Istilah-istilah Komponen Motor yang Digunakan Mekanik?

Terkadang mekanik bengkel menggunakan istilah yang unik dan tidak umum
spg cantik pameran aksesori otomotif
Photo :
  • VIVAnews/Herdi Muhardi

spg cantik pameran aksesori otomotif

VIVAnews - Sering kita mendengar istilah-istilah aneh seperti "laher", atau "seher" yang kerap digunakan para mekanik, saat bertandang ke bengkel motor.

Mungkin, buat mereka yang sudah biasa mengutak-utik motornya paham dengan istilah tersebut. Namun, tidak sedikit pula masyarakat yang terbingung-bingung saat mekanik menyebutkan istilah itu kepada mereka.

Sebenarnya, beberapa istilah yang sering digunakan mekanik merupakan saduran dari Bahasa Belanda. Hal ini masuk akal, mengingat banyak kata-kata dalam Bahasa Indonesia yang diambil dari bahasa tersebut.

Nah, agar Anda bisa mengerti apa yang dimaksud oleh sang mekanik, berikut penjelasan sejarahnya, seperti yang dilansir dari situs Welovehonda:

1. Busi. Istilah ini cukup umum diketahui oleh mereka yang memiliki kendaraan. Asal kata busi adalah dari Bahasa Belanda, Bougie.

2. Seher. Sebutan resmi dari komponen ini adalah piston, yang dalam Bahasa Belanda disebut dengan Zuiger (dibaca: swiher).

3. Laher. Komponen yang satu ini bentuknya berupa dua lingkaran besi yang di tengahnya diisi bola-bola besi. Istilah laher diambil dari Bahasa Belanda yakni Lager, atau dalam Bahasa Inggris disebut dengan Bearing.

4. Noken as. Istilah yang dalam Bahasa Inggris disebut dengan Camshaft ini di Belanda dikenal dengan nama Nokkenaas. Fungsinya adalah untuk membuka-tutup klep mesin sesuai dengan waktu yang sudah ditetapkan.

5. Kruk as. Orang Belanda menyebutnya Krukaas, sementara di Amerika dan Inggris disebut dengan Crankshaft. Komponen ini mengubah gerak naik turun piston menjadi gerak berputar yang disalurkan ke transmisi dan roda belakang.

6. Kiprok. Nah, asal nama komponen yang satu ini diambil dari bahasa latin cuprum yang berarti tembaga. Kiprok adalah komponen sepeda motor yang bertugas menjaga tegangan listrik sesuai kebutuhan aki. Namun, karena lidah orang Indonesia sulit mengucapkan kata tersebut, sehingga lama-kelamaan berubah menjadi kiprok.

7. Sepul. Di Belanda komponen ini disebut dengan Spoel yang berarti gulungan, karena memang bentuknya adalah gulungan kabel tembaga. Fungsi sepul adalah mengubah energi kinetik putaran mesin menjadi energi listrik untuk keperluan kelistrikan sepeda motor.

8. Keteng. Mekanik biasa menyebutkan istilah ini, saat ada masalah dengan rantai yang digunakan untuk memutar noken as. Dalam Bahasa Belanda keteng ini disebut Keten, yang artinya adalah rantai. Namun, di Indonesia istilah ini hanya khusus dipakai untuk rantai mesin saja, dan bukan untuk rantai yang terhubung ke roda belakang.

Baca juga:

Honda CBR300R Vs Yamaha R3, Mana Lebih Kencang?

Ini Harga Resmi KTM RC390 dan RC200 di Indonesia

Kawasaki Ninja H2R Dijual Tanpa Garansi

(asp)

Topik
    Muat Lainnya...