Download Our Application
A Group Member of VIVA
img-thumb

viva.co.id

  • Jumat, 5 Januari 2018 | 11:20 WIB
  • Dokter Ungkap Bahaya Mengerikan Jok Mobil Jarang Dibersihkan

  • Oleh
    • Rendra Saputra,
    • Yunisa Herawati
Membersihkan jok mobil.
Photo :
  • Toyota
Membersihkan jok mobil.

VIVA – Merawat mobil tak harus selalu berurusan dengan mesin maupun eksterior. Interior pun harus selalu terjaga kebersihannya. Selain membuat nyaman, interior yang terawat juga terlindung dari potensi penyakit.

Salah satunya menjaga kebersihan jok mobil. Jok mobil yang lama tak dirawat tentu akan mengganggu kesehatan tubuh terutama bagian kulit. Hal itu diungkapkan dokter spesialis kulit di Rumah Sakit Permata Cibubur, Nur Dalilah. Dia mengatakan perawatan jok mobil tak boleh luput dari perhatian pemilik kendaraan.

"Jok mobil yang jarang dibersihkan akan berbeda dengan yang sering dibersihkan," kata Dalilah kepada VIVA, di Jakarta, Jumat, 5 Januari 2018.

Menurut dia, dari tipe bahan sarung jok mobil juga memengaruhi timbulnya sejenis kutu, tungau, debu dan hal kotor lainnya. Bahan yang rentan dengan hal itu biasanya berbahan kain beludru.

"Kalau yang berbahan kulit sintetis dengan tampilan licin dan mengilap biasanya lebih aman daripada yang bahan beludru," ujarnya.

Kata dia, gangguan kesehatan yang biasa ditimbulkan dari malas membersihkan interior mobil seperti jok cenderung bisa terkena potensi penyakit insect bite atau alergi kulit. Atau istilahnya peradangan kulit yang muncul pada orang risiko alergi dan memiliki riwayat atopi --kecenderungan genetik untuk mengembangkan penyakit alergi.

"Solusinya, jika tidak memungkinkan ganti jok, dapat dibantu membersihkan dengan pembersih jok lewat bantuan servis khusus pembasmi hama atau di-vacuum rutin. Sejauh ini ada keluhan terkait dengan alergi biasanya karena debu atau tungau dari jok atau sofa," kata dia. (one)