Kenapa Kunci Immobilizer Tidak Bisa Diduplikat – VIVA
Download Our Application
A Group Member of VIVA
img-thumb

viva.co.id

  • Rabu, 10 Januari 2018 | 09:34 WIB
  • Kenapa Kunci Immobilizer Tidak Bisa Diduplikat

  • Oleh
    • Rendra Saputra,
    • Pius Yosep Mali
Kunci immobilizer
Photo :
  • mikecalverttoyota
Kunci immobilizer

VIVA – Saat membeli mobil baru, biasanya konsumen diberikan lebih dari satu kunci. Kunci ini berfungsi sebagai cadangan dan bisa dipakai jika suatu waktu dibutuhkan.

Pemberian kunci cadangan ini ternyata masih berlaku meski mobil mengusung teknologi kunci immobilizer. Namun, kunci ini ternyata tidak bisa dipakai secara maksimal, khususnya untuk menyalakan mesin.

General Repair Service Manager PT Toyota Astra Motor, Iwan Abdurrahman mengatakan, meski diberikan kunci cadangan, pemilik harus tetap menyambangi bengkel resmi untuk mengaktifkan kunci.

"Misalnya kunci hilang, tetapi masih ada cadangannya, maka harus dibawa ke diler dulu. Data kunci lama akan dihapus oleh mekanik diler dengan alat khusus," kata Iwan kepada VIVA, Rabu, 10 Januari 2018.

Lihat Juga

Dengan cara ini, kata Iwan, mengurangi risiko mobil dibobol atau bahkan kunci mobil diduplikat oleh orang dekat pemilik mobil agar bisa mengambilnya. Meski batang logam kunci diduplikasi, kata dia, tetapi tidak mudah menduplikasi sistem enkripsi elektroniknya.

"Misalnya kuncinya sudah immobilizer tapi masih pakai sistem batang kunci, enggak akan pengaruh walaupun itu diduplikat. ECU mobil kan membaca chip yang ada di dalam kunci, bukan batangannya," ujar Iwan.