BW Bantah Nomornya Tak Bisa Tampung Data Kecurangan Pemilu - VIVA
Unduh aplikasi kami
A Group Member of Viva
viva
Minggu, 9 Juni 2019 | 00:08 WIB

BW Bantah Nomornya Tak Bisa Tampung Data Kecurangan Pemilu

BW nilai ada yang sedang menggembosi tim MK Prabowo-Sandi.
Ketua Kuasa Hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto
Photo :
  • VIVA/Syaefullah

Ketua Kuasa Hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto

VIVA – Ketua Tim MK Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto membantah pesan di sejumlah whatsapps group yang menyatakan bahwa nomor telegramnya tak lagi dapat menerima laporan data dan video kecurangan pemilu.

Ketua Tim Pengacara Prabowo-Sandi nomor urut 02, Bambang Widjojanto menduga ada upaya penggembosan terhadap timnya.

“Ini pengggembosan terhadap tim kami, karena ternyata banyak beredar pesan dari orang yang mengaku Tim MK Prabowo-Sandi yang menyatakan agar laporan data dan video dialihkan ke nomor mereka. Ketika kami cek, ternyata orang tersebut bukan dari tim kami,” kata Bambang atau akrab dipanggil BW melalui siaran persnya, Sabtu 8 Juni 2019.

BW menilai, masyarakat di daerah sudah cerdas. Sebab, klaim BW, mereka juga kembali mengecek langsung ke tim MK Prabowo-Sandi sebelum mengirimkan ke nomor orang-orang yang mengaku tim BW.

Menurutnya ini yang membuat sebagian masyarakat ragu-ragu dan memilih untuk tidak meneruskan informasi penting sebagai bahan bukti ke MK. 

Untuk itu, BW mengimbau agar masyarakat berhati-hati bila ada orang yang mengatasnamakan tim MK Prabowo Sandi untuk mengambil bukti yang ada di masyarakat, akan tetapi justru informasi tersebut tidak diteruskan kepada dirinya.

Dalam pesan yang beredar di beberapa grup WA tersebut, seseorang mengaku bernama Heri menulis, "berhubung banyaknya telegram dan sms yang masuk ke Pak Bambang Widjoyanto, untuk data dan video kecurangan bisa dikirimkan ke saya. Saya kebetulan tim pengumpul data untuk gugatan di MK." 

Pesan senada juga beredar dari seseorang yang bernama Deden, yang mengaku sebagai mantan KPU. 

“Saya tidak pernah mengintruksikan kepada orang lain agar informasi kecurangan pilpres dialihkan ke nomor telegram lain,” tegas BW.

Diungkapkan mantan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi itu, saat ini tim MK Prabowo-Sandi sudah mempunyai nomor telegram khusus untuk menerima laporan masyarakat. Nomor tersebut adalah +6287783078352. 

BW mengatakan, bila ada pihak-pihak yang mengaku tim MK, agar mengkonfirmasi ke nomor khusus tersebut. (mus)
 

loading...
Muat Lainnya...