KPU Ingin Debat Pamungkas Pilpres Jadi Rujukan Pemilih
Rabu, 10 April 2019 | 15:35 WIB

KPU Ingin Debat Pamungkas Pilpres Jadi Rujukan Pemilih

Seluruh calon harus penyampaian visi dan misi kepada rakyat Indonesia.
Panelis dan moderator debat pilpres melakukan penandatanganan pakta integritas.
Photo :
  • Bayu Nugraha

Panelis dan moderator debat pilpres melakukan penandatanganan pakta integritas.

VIVA – Panelis dan moderator debat kelima capres dan cawapres melakukan penandatanganan pakta integritas di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Rabu 10 April 2019. Penandatangan yang disaksikan langsung oleh Ketua KPU Arief Budiman itu dilakukan untuk menjamin kerahasiaan pertanyaan debat.

Arief mengatakan, debat terakhir atau kelima merupakan rangkaian akhir dari debat pilpres yang diselenggarakan KPU. Untuk itu, kata dia debat ini menjadi satu hal yang sangat penting karena biasanya klimaksnya berada di bagian akhir ini.

"Kami sangat berharap betul-betul terurai yang jadi klimaks yang dibutuhkan Indonesia, apalagi ini tema ekonomi yang menyangkut hajat orang banyak," kata Arief di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Rabu, 10 April 2019.

Dalam debat pamungkas ini, dirinya berharap agar para panelis mampu memaksimalkan diri untuk membuat sejumlah pertanyaan agar mampu menggali visi misi dari setiap calon.

Apalagi, ia ingin ajang debat ini menjadi kampanye paslon capres cawapres untuk penyampaian visi dan misi kepada rakyat Indonesia.

"Semoga ini bisa dipoles sehingga publik mendapatkan informasi dan masukan-masukan yang dia gunakan untuk background siapa yang dia pilih. Ini bukan hanya menentukan paslon dan pemilih tapi juga bagi KPU apakah ini menarik atau enggak," katanya.

Artikel Terpopuler