Said Didu: Pemilu 2019 Curang, Presiden Diam Seribu Bahasa

Said Didu didampingi tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) gelar keterangan pers.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Prasetya Yudha

VIVA – Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara, Said Didu mengatakan, bahwa pemilihan umum 2019 sarat dengan kecurangan yang terstruktur. 

Prabowo Kaget Ada Pemuda Ngaku Siap Mati untuknya di Pilpres 2019: Saya Suruh Pulang!

"Pemilu 2019 kecurangan terstruktur, sistematik dan masif mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan perhitungan suara," ujar Said Didu di Jakarta, Minggu malam 21 April 2019. 

Dengan kondisi yang semacam ini, dia menilai bahwa Presiden Joko Widodo seharusnya tanggung jawab terhadap persoalan pesta demokrasi Pemilu 2019 di negeri ini. 

Prabowo Cerita Tak sampai Satu Jam Putuskan Terima Ajakan Jokowi Gabung Kabinet

"Presiden yang tanggung jawab, diam seribu bahasa sejak dari awal," ujarnya. 

Ia juga menyebutkan, bahwa banyak surat suara yang tidak dikirim di seluruh Indonesia oleh Komisi Pemilihan Umum. 

Lembaga Survei yang Hasilnya Akurat dan Kredibel Bakal Jadi Rujukan di Pilpres 2024

"Saya baca 6,7 juta suara tidak terkirim. kartu suara tidak terkirim kepada hak suara. kalau tidak terkirim, maka siapa yang mencoblos,?" katanya. 

Untuk itu, ia mengajak kepada masyarakat untuk menyelamatkan demokrasi agar lebih baik lagi. "Kami harap masyarakat gunakan akal sehat selamatkan negeri ini, dari pembelokan demokrasi untuk kekuasaan," katanya.

PSMTI Diterima Presiden Jokowi di Istana

Paguyuban Marga Tionghoa Dorong Gunakan Hak Pilih 14 Februari untuk Lahirkan Pemimpin Berkualitas

Jelang pencoblosan Pemilu 2024, pada 14 Februari pekan depan, masyarakat diimbau agar menggunakan hak pilihnya dengan bijak. Untuk bisa memilih pemimpin yang berkualitas.

img_title
VIVA.co.id
6 Februari 2024