Ganjar Sebut Pemungutan Pajak Nontunai Usik yang Main-main Uang Rakyat
Jumat, 22 Februari 2019 | 14:59 WIB

Ganjar Sebut Pemungutan Pajak Nontunai Usik yang Main-main Uang Rakyat

Jawa Tengah akan menerapkan sistem nontunai dalam pemungutan pajak.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Ketua Tim Koordinasi Wilayah dan Supervisi Pencegahan KPK Adlinsyah Malik Nasution di Solo, Jumat, 22 Februari 2019.
Photo :
  • VIVA/Dwi Royanto

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Ketua Tim Koordinasi Wilayah dan Supervisi Pencegahan KPK Adlinsyah Malik Nasution di Solo, Jumat, 22 Februari 2019.

VIVA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengawasi langsung semua kepala daerah di Jawa Tengah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Rata-rata PAD dari sektor pajak masih kecil, yakni sebesar 20 persen.

Ketua Tim Koordinasi Wilayah dan Supervisi Pencegahan pada KPK, Adlinsyah Malik Nasution mengungkapkan, bahwa keikutsertaan lembaganya dalam mengawal sektor pajak di Jateng mengingat potensinya belum maksimal.

"Prinsipnya kita pingin tahu berapa transaksi pajak yang dilakukan. Kami menduga pajak daerah (Jawa Tengah) dari empat sektor utama yang masuk baru 20 persen," kata Adlimsyah saat memberi pengarahan kepada bupati/wali kota se-Jawa Tengah di Solo, Jumat, 22 Februari 2019.

loading...
Artikel Terpopuler