Jawa Tengah Pamer Kopi hingga Tekstil ke Turki dan Moskow - VIVA
Unduh aplikasi kami
A Group Member of Viva
viva
Rabu, 6 Maret 2019 | 18:25 WIB

Jawa Tengah Pamer Kopi hingga Tekstil ke Turki dan Moskow

Ganjar minta dibuatkan desain Borobudur dengan bahasa Rusia dan Turki.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menerima Kepala Dinas Perundustrian dan Perdagangan di Rumah Dinas Gubernur, Semarnag, Rabu, 6 Maret 2019.
Photo :
  • VIVA/Dwi Royanto

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menerima Kepala Dinas Perundustrian dan Perdagangan di Rumah Dinas Gubernur, Semarnag, Rabu, 6 Maret 2019.

VIVA – Guna memperkenalkan aneka produk UKM agar dikenal dunia, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan mengikuti ajang promosi di Turki dan Moskow. Agendanya dihelat pada bulan Agustus dan September 2019 mendatang. 

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan, awalnya pihaknya mendapatkan undangan untuk pameran tingkat internasional itu di tiga negara, yakni Turki, Moskow, dan Spanyol. Tapi yang diikuti hanya dua negara, Turki dan Moskow.

"Moskow dan Turki kita pilih karena mereka sangat tertarik terhadap produk-produk kita. Kita akan siapkan dua negara itu dulu," kata Ganjar di Rumah Dinas Puri Gedeh Semarang, Rabu, 6 Maret 2019.

Di Moskow, pameran digelar pada 1 Agustus 2019, yang berlangsung di World Trade Center atau Crowne Plaza Krasnoprenenskaya emb 12 Moscow. Sementara di Turki, pameran bertajuk 88th Izmir International Fair digelar pada 6-15 September 2019, yang akan menampilkan produk tekstil, dekorasi rumah dan kopi atau teh.

Dia menyambut baik keikutsertaan Jateng dalam pameran produk UKM dunia itu. Produk unggulan yang akan dipamerkan adalah ekstil dari Semarang dan sekitarnya maupun wilayah Solo Raya yang dinilainya sudah juara. Produk kedua adalah kopi dan teh yang memang tengah didorong agar mendunia.

"Semua daerah di Jateng yang memiliki gunung ada kopi. Maka, saya tagih, mana kopimu, mana kacangmu. Termasuk pariwisata juga kita promosikan. Karena, fokus kita lebih pada Trade, Tourism and Investment (TTI). Di Turki dan Moskow akan kita sisipi promo destinasi wisata," ujarnya.

Ganjar mengaku sudah harus berkorespondensi untuk menawarkan produk-produk tersebut. Mulai list of product, harga jumlah, kapasitas, pembuatan dan lain sebagainya. Pemerintah juga meminta bantuan Dubes Indonesia di Rusia maupun Turki untuk membantu.

Dia memerintahkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan membuat desain kaus oblong bergambar destinasi wisata di Jateng, misalnya, Candi Borobudur dengan desain unik dan menarik. Diikuti kata-kata promosi destinasi wisata di Jateng berbahasa Rusia dan Turki.

Menurut Kepala Dinas Perundustrian dan Perdagangan Jateng, Arif Sambodo, catatan sukses pada pameran di Moskow pada 2017, Yuam Roasted Coffee mendapatkan potensi pembelian untuk produk kopi robusta, arabica dan luwak sebesar US 246 ribu atau Rp321 juta.

PT Gunanusa Mandiri mendapat potensi pembelian untuk produk kacang tanah, mete, almond sebesar US222 ribu atau Rp2,9 miliar. Kemudian, PT Victoria Care Indonesia mendapatkan potensi pembelian untuk produk spa minyak zaitun, minyak essential, body scrub, sabun, dan perlengkapan spa lainnya sebesar US324 ribu atau Rp4,3 miliar. 

"Hingga saat ini, seluruh peserta masih melakukan kontak dagang dengan para buyer dengan sistem B to B. Realisasinya sampai 2018 terus mengalami peningkatan jumlah transaksi," ujarnya. (webtorial)

Saksikan Juga

Turki Belajar Cara Pengelolaan Haji Indonesia

KABAR HAJI - 21 hari lalu
loading...
Muat Lainnya...