50 Daerah yang Rawan Jadi Klaster Corona Saat Gelaran Pilkada

50 Daerah yang Rawan Jadi Klaster Corona Saat Gelaran Pilkada

Selasa, 22 September 2020 | 21:23 WIB
Bawaslu tegaskan 50 daerah ini harus disoroti.
Badan Pengawas Pemilihan Umum / Bawaslu
Photo :
  • vivanews/Andry Daud

Badan Pengawas Pemilihan Umum / Bawaslu

VIVA – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) terus memutakhirkan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Pilkada 2020, dengan menyoroti tahapan kampanye di masa pandemi COVID-19. 

Komisioner Bawaslu Mochammad Afifuddin mengungkapkan, ada 50 daerah dari 270 daerah yang menggelar Pilkada Serentak 2020 mempunyai kerawanan tinggi penyebaran COVID-19. Daerah-daerah itu berpotensi jadi klaster baru apabila tidak disoroti.

"Dalam IKP Pilkada 2020 kali ini, terdapat 50 kabupaten, kota yang terindikasi rawan tinggi dalam konteks pandemi,” kata Afif di Bawaslu, Jakarta, Selasa, 22 September 2020.

Baca juga: Tantangan Erick Thohir Genjot Kinerja BUMN: Ubah Karakter Ahok

Afif menambahkan, angka tersebut meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan IKP bulan Juni 2020. Yang menyebutkan ada 27 kabupaten dan kota terindikasi rawan tinggi dalam hal pandemi COVID-19.

Berita Terkait :
Saksikan Juga
Artikel Terpopuler