Satgas COVID Pusat Larang Kerumunan di Pilkada, Termasuk Kampanye?

Satgas COVID Pusat Larang Kerumunan di Pilkada, Termasuk Kampanye?

Selasa, 22 September 2020 | 22:54 WIB
Kerumunan dikhawatirkan menjadi klaster penularan COVID-19.
Juru Bicara Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito
Photo :
  • ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Juru Bicara Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito

VIVA – Pemerintah, DPR dan penyelenggara pemilu memutuskan untuk Pilkada 2020 tetap berlangsung pada 9 Desember. Walau banyak pihak termasuk organisasi masyarakat seperti Muhammadiyah dan NU, meminta ditunda.

Kekhawatiran terjadinya penularan COVID-19 di pilkada, yang membuat banyak pihak meminta ditunda. Apalagi peningkatan kasus di Tanah Air saat ini masih tinggi, setiap hari mencapai 4 ribu kasus positif. Aktivitas kampanye dan konvoi hingga pencoblosan, dianggap rawan menyebarkan virus ini.

Untuk itu, Satuan Tugas Penanganan COVID-19, menegaskan bahwa kerumunan massa pada tahapan Pilkada serentak 2020 tidak dibenarkan. 

Berita Terkait :
Saksikan Juga
Artikel Terpopuler