Hoax atau Fakta: MUI Terbitkan Surat Edaran Tolak Rapid Test COVID-19

Hoax atau Fakta: MUI Terbitkan Surat Edaran Tolak Rapid Test COVID-19

Rabu, 12 Agustus 2020 | 10:51 WIB
MUI tak pernah mengeluarkan seruan agar masyarakat menolak rapid test.
Tangkapan layar (screenshot) sebuah akun Facebook yang mengunggah halaman surat yang diklaim surat edaran MUI tentang penolakan kegiatan rapid test untuk deteksi dini penyebaran COVID-19.
Photo :
  • Cekfakta.com

Tangkapan layar (screenshot) sebuah akun Facebook yang mengunggah halaman surat yang diklaim surat edaran MUI tentang penolakan kegiatan rapid test untuk deteksi dini penyebaran COVID-19.

VIVA – Akun Facebook bernama Hendar Dare mengunggah status pada 10 Agustus 2020 berupa gambar yang menampilkan surat edaran dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Dalam surat itu disebutkan MUI menyerukan agar umat Islam waspada terhadap rapid test untuk deteksi dini penyebaran COVID-19 karena kegiatan itu sesungguhnya strategi PKI untuk menghabisi tokoh-tokoh agama Islam.

HASIL CEK FAKTA

Berdasarkan hasil penelusuran, surat edaran itu palsu. Surat ‘seruan siaga 1’ dari MUI telah beredar sebelumnya pada bulan Mei 2020. Melalui artikel berjudul “[SALAH] Surat “Seruan Siaga 1” Majelis Ulama Indonesia” yang dimuat di Turnbackhoax.id pada 25 Mei 2020, MUI menyatakan tak pernah mengeluarkan seruan yang meminta ulama, kiai, dan ustaz di Indonesia untuk menolak rapid test.

Baca juga: Cek Fakta: 10 Klaim Hadi Pranoto yang Mengaku Temukan Obat COVID-19

Berita Terkait :
Saksikan Juga