Meluruskan Jalan Selebgram
Selebgram Awkarin mulai mempromosikan injeksi pembesar payudara.
Selebgram Awkarin endorse pembesar payudara
Photo :
  • Screenshot @awkarin

Selebgram Awkarin endorse pembesar payudara

VIVA – Selebgram sudah jamak mempromosikan produk dan layanan pada akun dan saluran media sosialnya. Namun belakangan, promosi produk itu kaum selebgram mengusik pikiran anggota Komisi IX DPR, Okky Asokawati. 

Anggota parlemen itu was-was dengan kelakuan selebgram yang mempromosikan obat-obatan serta produk kecantikan tanpa selektif. Dia menunjuk selebgram Karin Novilda atau yang akrab disebut Awkarin. 

Dalam Instagram Storiesnya, Awkarin mempromosikan obat injeksi pembesar payudara. Bahkan Awkarin menunjukkan nama lengkap toko dan harga produk yang ia promosikan. Postingan Awkarin itu menuai protest warganet. 

Fenomena ini pun akhirnya menjadi sorotan saat beberapa selebgram kerap memposting promosi obat yang dianggap tak masuk akal. Misalnya saja obat atau alat pembesar payudara, krim pemutih dan perapat vagina, sampai judi online. Iklan ini dianggap sebagai pembodohan publik.

Awkarin tampak percaya diri mempromosikan obat kecantikan pembesar payudara. Selain pembesar bagian intim itu, Awkarin terdeteksi juga menawarkan krim pemutih yang diposting Awkarin dalam bentuk video kepada pengguna internet. Video dalam format review itu menunjukkan Karin sedang memperkenalkan produk pemutih kulit yang disebutnya dari Thailand. Kabarnya, sudah lulus uji BPOM.

Okky makin was-was, sebab selebgram yang populer belakangan itu gencar mempromosikan produk lain. 

Masalahnya adalah, kata Okky, produk yang dipromosikan Awkarin belum jelas asal-usul legatitasnya. Apakah produk yang ditawarkan itu sudah mengantongi izin edar dari Kementerian Kesehatan maupun Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). 

Dia berpandangan, selebgram tak bisa asal mempromosikan produk obat dan kecantikan. Sebab sesuai ketentuan, produk obat maupun kecantikan perlu mendapatkan izin dari BPOM dan Kementerian Kesehatan. 

Okky memang paham selebgram gencar mempromosikan produk terseut lantaran penawaran endorse yang lumayan bagi mereka. Makanya tak heran, fenomena mempromosikan obat-obatan sampai kecantikan makin liar.

Menurut Okky, para selebgram ini harus mengetahui jenis-jenis obat-obatan apa saja yang boleh dipromosikan atau tidak.

"Jangan tergiur uang banyak terus semua produk obat di-endorse. Itu tidak mendidik. Harus ada batasan. Saya minta BPOM mengedukasi dan mensosialisasi mereka," tegas dia kepada VIVA, Kamis 9 Agustus 2018. 

Untuk itu, Okky berpandangan agar tak makin liar, perlu ada pengaturan pemasaran digital khususnya bagi kaum selebgram. Apalagi produk yang kerap ditawarkan ke warganet adalah produk obat-obatan dan kecantikan.

"Harus diregulasi terkait digital marketing. Karena di situlah letak masalahnya, ada kekosongan," kata Okky.