Takhayul Presiden Lengser gara-gara Kediri

Takhayul Presiden Lengser gara-gara Kediri

Rabu, 19 Februari 2020 | 06:04 WIB
Perpolitikan Indonesia turut diramaikan oleh takhayul atau klenik.
Presiden Joko WIdodo, Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden
Photo :
  • VIVA/M Ali Wafa

Presiden Joko WIdodo, Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden

VIVA – Khalayak seolah baru menyadari bahwa Presiden Joko Widodo belum pernah singgah di Kediri sampai Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengaku memang dia yang melarang Kepala Negara pergi ke sana. Alasannya, kota di Jawa Timur itu dianggap daerah kutukan bagi penguasa: presiden akan dilengserkan sehabis bertandang ke sana.

Baca juga: Mitos Kediri Bikin Lengser Presiden

Pramono mencontohkan presiden keempat Abdurrahman Wahid alias Gus Dur yang diturunkan dari takhta pada 2001. Beberapa waktu sebelum pemakzulan itu, Gus Dur datang ke sebuah pesantren di Kediri. Tiga presiden pendahulu Gus Dur—Sukarno, Soeharto, dan B.J. Habibie—juga turun takhta sepulang dari Kediri. Megawati Soekarno Putri tak pernah ke Kediri selagi menjabat presiden dan, karena itu, lengser saat masa jabatannya memang sudah berakhir, bukan karena dimakzulkan.

Sayangnya, hipotesis Pramono rontok dengan kenyataan bahwa Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang langgeng hingga sepuluh tahun di singgasana kepresidenan. Padahal SBY malah dua kali ke Kediri, pada 2007 dan 2014.

Bercandaan atau Serius?

Meski mengetahui memang ada mitos itu, Pramono berdalih, ucapannya bercandaan belaka. Waktu itu dia merespons pidato seorang kiai yang bercerita tentang takhayul itu ketika dia menghadiri sebuah kegiatan di Pesantren Lirboyo, Kediri. Lagi pula, Jokowi memang tak diundang dalam forum itu, melainkan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Dalam forum itu juga, Pramono berkelakar, karena Ma'ruf Amin seorang kiai, sang wakil Jokowi-lah yang memiliki penawar atau penangkal kutukannya. Tetapi, dia juga mengisyaratkan setengah memercayai takhayul itu kala dia mengatakan, "Saya masih ingat, karena percaya atau tidak percaya, Gus Dur setelah berkunjung ke Lirboyo, tidak begitu lama gonjang-ganjing di Jakarta."

Berita Terkait :
Saksikan Juga