Australia Seret Indonesia Perangi China, Lin Dan Pensiun
Senin, 6 Juli 2020 | 05:02 WIB

Australia Seret Indonesia Perangi China, Lin Dan Pensiun

Indonesia bisa diseret perang lawan China.
VIVA Militer: Kecabangan TNI AD Satuan Tempur Infanteri
Photo :
  • Website TNI

VIVA Militer: Kecabangan TNI AD Satuan Tempur Infanteri

VIVA – Ketegangan antara China dan Amerika Serikat (AS) berdampak dengan memanasnya situasi di Laut China Selatan. Indonesia yang menjadi salah satu negara yang berada di kawasan Indo-Pasifik, dianggap berada dalam ancaman Partai Komunis China (CPC). Lantas akan berada di kubu mana Indonesia andai perang benar-benar meletus?

Menurut laporan Asia Times yang dikutip VIVA Militer, China tengah memantau aktivitas sejumlah negara yang tergabung dalam Kemitraan Strategis Kompeherensif (CSP), sebuah kemitraan yang dibuat Australia dengan sejumlah negara. Artikel tersebut menjadi terpopuler di laman VIVA pada Minggu, 5 Juli 2020. 

VIVA Militer: Pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI)

Selain itu, dari dunia olahraga situasi semakin memanas antara Deontay Wilder, legenda tinju Inggris Lennox Lewis, dan Mike Tyson. Ucapan Wilder semakin menjadi-jadi. Dia nekat 'menyumpal mulut' Lewis yang telah mengkritiknya soal pernyataan tentang Tyson.

Pada 2018 silam, Wilder sesumbar bisa mengalahkan Mike Tyson. Wilder yang saat itu masih memegang sabuk juara kelas berat WBC menyatakan, Mike Tyson di masa jayanya sekalipun tidak akan mampu menang atas dirinya.

Petinju Deontay Wilder.

Artikel tak kalah menarik lainnya, dari dunia Bulutangkis baru saja kehilangan salah satu atlet terbaik, Lin Dan, pebulutangkis asal China itu resmi mengumumkan pensiun melalui media sosial miliknya, Sabtu 4 Juli 2020.

Selain ketiga artikel di atas, dua lainnya juga menjadi perhatian pembaca VIVA. Berikut terangkum dalam Round Up:

1. Gawat, Australia Bisa Seret Indonesia Ikut Perang Lawan China

Ketegangan antara China dan Amerika Serikat (AS) berdampak dengan memanasnya situasi di Laut China Selatan. Indonesia yang menjadi salah satu negara yang berada di kawasan Indo-Pasifik, dianggap berada dalam ancaman Partai Komunis China (CPC). Lantas akan berada di kubu mana Indonesia andai perang benar-benar meletus?

Menurut laporan Asia Times yang dikutip VIVA Militer, China tengah memantau aktivitas sejumlah negara yang tergabung dalam Kemitraan Strategis Kompeherensif (CSP), sebuah kemitraan yang dibuat Australia dengan sejumlah negara.