Buron Pembobol Bank Hingga Rp500 Juta di Stasiun
Jumat, 10 Juli 2020 | 09:41 WIB

Buron Pembobol Bank Hingga Rp500 Juta di Stasiun

Berikut ini 5 artikel terpopuler di VIVA.co.id, Kamis 9 Juli 2020.
Maria Pauline Lumowa saat dibawa pulang dari Serbia ke Indonesia
Photo :
  • Ist

Maria Pauline Lumowa saat dibawa pulang dari Serbia ke Indonesia

VIVA – Sejumlah berita penting sangat menarik perhatian publik, khususnya pembaca VIVA.co.id pada Kamis 9 Juli 2020. Yang paling menarik perharian terkait esktradisi Maria Pauline Lumowa.

Buron tersangka kasus pembobolan Bank BNI senilai Rp 1,7 triliun, Maria Pauline Lumowa, diekstradisi dari Serbia untuk kemudian menjalani proses hukum di Indonesia. Proses ekstradisi ini bekerja sama dengan polisi interpol Serbia.

Serah terima Maria Pauline Lumowa dilakukan di bandara internasional Nicola Tesla para Rabu sore 8 Juli 2020, waktu setempat. Dia tiba di Indonesia pada Kamis pagi 9 Juli 2020.

Berita lainnya yang menarik perhatian publik adalah soal kabar buruk yang menghampiri Amerika Serikat. Negara Adi Kuasa ini dipastikan tak akan mudah menghancurkan China dengan kekuatan militernya. 

Tidak hanya itu, publik juga menyoroti Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa yang memiliki tubuh yang paling kekar dari antara Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) maupun Angkatan Laut (KSAL).

Berikut ini 5 artikel terpopuler VIVA.co.id sepanjang Kamis kemarin, 9 Juli 2020:

Sepak Terjang Pembobol BNI Maria Pauline Bisa Buron hingga 17 Tahun

Maria Pauline Lumowa saat dibawa pulang dari Serbia ke Indonesia

Buron tersangka kasus pembobolan Bank BNI senilai Rp 1,7 triliun, Maria Pauline Lumowa, diekstradisi dari Serbia untuk kemudian menjalani proses hukum di Indonesia. Proses ekstradisi ini bekerja sama dengan polisi interpol Serbia.

Serah terima Maria Pauline Lumowa dilakukan di bandara internasional Nicola Tesla para Rabu sore 8 Juli 2020, waktu setempat. Dia diperkirakan akan tiba di Indonesia pada Kamis pagi 9 Juli 2020.

Ekstradisi ini dilakukan setelah Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly berkunjung ke Serbia pada 6 Juli lalu untuk memperkuat kerjasama penanganan kerjasama transnasional.

baca selengkapnya

 

Kabar Buruk, Amerika Bakal Dihajar Rusia Jika Nekat Perangi China