Pesan Haru Wali Kota Banjarbaru hingga Syarat Dapat Bantuan Rp600 Ribu

Pesan Haru Wali Kota Banjarbaru hingga Syarat Dapat Bantuan Rp600 Ribu

Selasa, 11 Agustus 2020 | 06:00 WIB
Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani meninggal akibat COVID-19.
Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani meninggal dunia karena COVID-19
Photo :
  • instagram @nadjmiadhani

Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani meninggal dunia karena COVID-19

VIVA – Wali Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Nadjmi Adhani, meninggal dunia di RSUD Ulin Banjarmasin, Senin dini hari, 10 Agustus 2020. Nadjmi meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif akibat terpapar virus COVID-19.

Kabar duka tersebut disampaikan humas pemerintah Kota Banjarbaru. Sang Wali Kota wafat pukul 02.30 WITA. Nadjmi meninggal di usia 50 tahun.

"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un....Kami Turut Berduka Cita yang sedalam-dalamnya atas kepergian Walikota Banjarbaru yang kami sayangi dan cintai bapak H.Nadjmi Adhani," tulis Humas Kota Banjarbaru di akun Instagramnya.

Pemberitaan mengenai meninggalnya Nadjmi Adhani itu menjadi salah satu artikel terpopuler di VIVA sepanjang Senin kemarin, 10 Agustus 2020. Selain itu, ada empat artikel terpopuler lainnya yang paling banyak dibaca pembaca VIVA sepanjang Senin kemarin. Berikut empat artikel terpopuler:

1. Pesan Mengharukan Wali Kota Banjarbaru

Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani meninggal dunia karena COVID-19

Wali Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Nadjmi Adhani, mengembuskan napas terakhirnya pada Senin dini hari, 10 Agustus 2020. Nadjmi meninggal dunia saat menjalani perawatan intensif karena positif COVID-19.

Nadjmi bersama istrinya, Ririn Kartika Rini, terkonfirmasi positif COVID-19 setelah dilakukan test swab. Ia kemudian mengumumkan kondisinya bersama sang istri melalui video yang dia unggah di akun Instagram pribadinya, 27 Juli 2020 lalu.

Baca selengkapnya di sini

2. Pengakuan Pemerkosa di Bintaro

Pelaku pemerkosaan di Bintaro, Tangerang.

Berita Terkait :
Saksikan Juga