Dakwah di Kandang Banteng hingga Facebook Abu Janda - VIVA
Unduh aplikasi kami
A Group Member of Viva
viva
Minggu, 10 Februari 2019 | 05:34 WIB

Dakwah di Kandang Banteng hingga Facebook Abu Janda

Putri pendiri PKS berada di kubu Jokowi.
Azmah Shoobiroh, Putri Mendiang Yusuf Supendi
Photo :
  • VIVA/Eduward Ambarita

Azmah Shoobiroh, Putri Mendiang Yusuf Supendi

VIVA – Beberapa berita seputar politik, digital dan ekonomi menjadi sorotan para pembaca VIVA pada akhir pekan kedua di Februari 2019. Yang paling banyak disimak adalah soal kisah dari putri pendiri Partai Keadilan Sejahtera.

Perempuan bernama Azmah Shobiroh itu, kini meneruskan perjuangan ayahnya di dunia politik bersama PDI Perjuangan. Ia menjadi caleg PDIP bernomor 2 untuk DPR RI di daerah pemilihan Jawa Barat V.

Berita terpopuler kedua yakni soal laman media sosial Abu Janda yang diblokir. Alasan pemblokiran, adalah karena ia masuk dalam sindikat grup Saracen.

Lalu, ada juga soal proyek pembangunan jalan tol di Jawa Barat. Proyek tersebut, menurut Presiden Joko Widodo dapat membantu kelancaran distribusi logistik.

Selain tiga berita terpopuler, ada pula dua kabar lain yang tidak kalah menarik untuk disimak. Berikut lima berita yang dimaksud, dirangkum dalam Round Up edisi Sabtu 9 Februari 2019.

1. Putri Pendiri PKS: Lebih Baik Dakwah di Kandang Banteng Ketimbang Sapi

Azmah Shobiroh.

Putri Almarhum KH Yusuf Supendi, Pendiri Partai Keadilan Sejahtera, yaitu Azmah Shobiroh, meneruskan perjuangan ayahnya di dunia politik bersama PDI Perjuangan. Perempuan berjilbab itu menjadi caleg PDIP bernomor 2 untuk DPR RI di daerah pemilihan Jawa Barat V.

Didampingi Wakil Sekretaris Jenderal PDI-P, Ahmad Basarah, Azmah menyampaikan pesan ayahnya sebelum meninggal 3 Agustus 2018. Apa pesan tersebut? Simak selengkapnya di tautan ini.

2. Merasa Dizalimi, Abu Janda: Jangan Macam-macam Facebook

Permadi Arya alias Abu Janda.

Permadi Arya atau populer dengan nama Abu Janda sedang menunggu jawaban somasi dari Facebook terkait langkah memblokir akun Facebook miliknya. 

Facebook menghilangkan akun Permadi Arya sebab masuk dalam sindikat grup Saracen. Permadi tak terima sebab dia merasa tak masuk dalam kelompok tersebut, makanya dia menempuh jalur somasi. Lalu, apa langkah dia jika somasi tersebut tidak digubris? Simak beritanya di tautan ini.

3. Jokowi Yakin Tol Bandung-Cianjur-Sukabumi-Bogor Bikin Logistik Murah

Presiden Joko Widodo mengamati peta jalan tol disela peresmian ruas jalan Trans Jawa di Interchange Bandar kilometer 671, Jombang, Jawa Timur, Kamis, 20 Desember 2018.

Presiden Joko Widodo sempat menyinggung soal jalan tol dalam  kunjungan kerjanya di Kabupaten Cianjur Jawa Timur, Jumat 8 Februari 2019. Jalan tol itu nantinya akan menghubungkan Cianjur, Sukabumi dan Bogor.

Saat ini, kata Jokowi, tinggal melakukan penetapan lokasi. Mengingat, memang sudah dalam perencanaan. Simak uraian lengkapnya di tautan ini.

4. Jangan Lagi Lakukan Kebiasaan Ini saat Ganti Oli Motor

Ilustrasi ganti oli motor.

Saat berkunjung ke bengkel sepeda motor untuk mengganti oli, biasanya proses mengeluarkan pelumas dibantu dengan angin dari mesin kompresor.

Sebenarnya, hal itu bertujuan baik, supaya seluruh sisa oli di bak kopling keluar semua, termasuk kerak dan kotorannya. Namun, tak banyak yang tahu kalau sebenarnya cara itu salah.

Kenapa? Simak jawabannya di tautan ini.

5. Ingin Tinggal di Lingkungan Muslim, Jadi Alasan Benatia Tolak MU

Bek Al Duhail SC, Mehdi Benatia.

Mantan pemain Juventus, Mehdi Benatia, mengatakan, faktor agama menjadi pertimbangan utamanya menolak tawaran Manchester United. Pada bursa transfer musim dingin, Benatia memang dikaitkan akan bergabung dengan raksasa Premier League tersebut.

Namun, bek Tim Nasional Maroko tersebut mengungkapkan alasannya menolak tawaran dari MU. Benatia kini telah resmi berlabuh bersama salah satu klub Qatar, Al Duhai SC. Baca selengkapnya di tautan ini.

Saksikan Juga

Caleg PKS Cabul, Tengku Zulkarnain & Facebook Down

BERITA - 6 bulan lalu
loading...
Muat Lainnya...