Kata Keluarga soal Nunung Jual Rumah untuk Rehabilitasi Narkoba - VIVA
Unduh aplikasi kami
A Group Member of Viva
viva
Senin, 12 Agustus 2019 | 16:08 WIB

Kata Keluarga soal Nunung Jual Rumah untuk Rehabilitasi Narkoba

Rumor berembus Nunung menjual rumah di Surabaya untuk rehabilitasi.
Nunung.
Photo :
  • Instagram/@Nungers63.id

Nunung.

VIVA – Belum lama ini beredar isu miring terkait tersangka kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu, Nunung. Ia diisukan menjual rumahnya yang berada di Surabaya, Jawa Timur.

Bagus Permadi, anak dari Nunung, Danar adik Nunung, dan tim kuasa hukumnya, Wijayono Hadi Sukrisno membantah kabar tersebut. Ketiganya mengklarifikasi rumor tersebut dan mengatakan bahwa Nunung tidak memiliki rumah di Surabaya.

Danar juga membantah jika sang kakak menggunakan uang hasil jual rumah untuk biaya rehabilitasi narkoba, sebab proses rehabilitasi Nunung tidak memerlukan biaya.

"Masalah beredar isu berita Nunung jualan rumah untuk biaya rehab, berita itu tidak benar. Mbak Nunung tidak punya rumah di Surabaya, hanya di Solo," ujar Danar di rumah Nunung di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin, 12 Agustus 2019.

"Tidak ada jual rumah untuk rehab. Saya terima kasih kepada rekan-rekan Mbak Nunung yang beri support. Support itu yang diperlukan agar cepat selesai," katanya menambahkan.

Danar menyampaikan jika memang benar Nunung menjual salah satu asetnya berupa sawah, namun hal itu dilakukannya sebelum tersandung kasus penyalahgunaan narkoba dan ditahan.

"Jadi masalah berita rumah tidak benar. Memang benar jual sawah ada, tapi sebelum kasus ini. Sawah itu tidak berproduksi, karena ada jalan tol. Anak-anak juga minta rumah di Bekasi," katanya.

Bagus sendiri mengaku kaget saat mendengar kabar tersebut. Sebab, yang ia tahu, sang ibu hanya menjual sawah untuk keperluan adiknya.

"Kaget sempat baca kabar mama mau jual rumah. Rehabilitasi kan free, jual aset mama (sawah) jauh juga sebelum ini. Memang itu untuk biaya adik aku kuliah juga," kata Bagus.

Saksikan Juga

Lima Orang Pemasok Sabu ke Nunung Ditangkap

TVONE NEWS - 2 bulan lalu
loading...
Muat Lainnya...