Fransen Susanto, Si Sultan Tajir yang Dulunya Tukang Bersih-bersih

Fransen Susanto, Si Sultan Tajir yang Dulunya Tukang Bersih-bersih

Senin, 6 Juli 2020 | 11:53 WIB
Fransen Susanto dulu menjadi cleaning service di Australia.
Fransen Susanto dan Ayu Ting ting
Photo :
  • Instagram/FransenSusanto_RApictures

Fransen Susanto dan Ayu Ting ting

VIVA – Pebisnis tajir Fransen Susanto tengah jadi perbincangan karena memberikan mobil mewah McLaren 720s kepada Raffi Ahmad belum lama ini. Sebelumnya, Fransen juga pernah memberikan Raffi mobil Mini Cooper senilai Rp1 miliar.

Itulah yang menggelitik hati Boy William untuk menelusuri siapa sebenarnya Fransen. Selama ini Fransen hanya dikenal sebagai bos rumah produksi sekaligus eksekutif produser.

Lewat kanal YouTube Boy William berjudul Rumah Konglomerat Asli Kayak Gini ! Fransen Susanto #DibalikPintu yang diunggah pada tanggal 1 Juli 2020, Fransen mengaku dulu dia seorang cleaning service.

"Gimana ceritanya lo bisa dapat ini semua bro? Lo harus ajarin orang-orang kayak gue," tanya Boy mengunjungi rumah mewah Fransen.

"Ini tentang pengalaman, tentang bagaimana kehidupan ngajarin kita, bukan gue yang harus ngajarin lo, tapi kehidupan yang ngajarin kita semua," kata Fransen.

"Di bawah umur lo dulu, gue dulu cleaning service. Demi Tuhan," lanjut Fransen yang saat itu jadi cleaning service di Australia.

Boy kaget bukan main karena tak menyangka kalau masa lalu Fransen sungguh sulit untuk sesuap nasi. Fransen jadi cleaning service karena saat itu dirinya juga bersekolah di Australia.

"Dengerin ini bro, setiap pagi gue bangun jam 5, gue bikin telur untuk makan siang. Waktu itu gue lagi di Sydney. Gue sekolah di Sydney. Jam 5.30 gue sudah berangkat ke Town Hall Station untuk naik kereta. Sehari kita bisa bersihin delapan rumah, termasuk dapur, kamar mandi, dan parkiran juga. Belajar dari bawah itu indah bro," ungkap Fransen mengenang.

"Kalau kita lihat pencapaian lo hari ini dan rumah ini, lo juga produser film dan juga pengusaha tekstil, gila kalau dipikir kalau lo mulainya dari cleaning service. Bener-bener menginspirasi," kata Boy salut.

Fransen enggan menjawab ketika Boy menanyakan berapa aset berupa uang yang dia miliki. Menurut Fransen, manusia memang tak pernah merasa puas.

"Seperti yang gue bilang kaya dalam arti apa? Kalau ngomong soal uang pasti nggak pernah cukup. Kalau lo sudah di atas, pasti lo masih mau lagi dan lagi. Jadi kalau ngomong sama orang tentang kekayaan, kalau untuk kaya itu nggak bisa dinilai dari uang tetapi dinilai dari kebaikan lo, teman-teman lo, dan lain-lain. Ingat jangan pernah sombong, ingat itu," Fransen menjelaskan. (ase)

Berita Terkait :
)
Saksikan Juga