Profil Basuki Hadimuljono - VIVA
Unduh aplikasi kami
A Group Member of Viva
viva
Dr. Ir. Mochamad Basuki Hadimuljono, M.Sc

Dr. Ir. Mochamad Basuki Hadimuljono, M.Sc

Surakarta, 5 November 1954
s/d
Sekarang
https://thumb.viva.co.id/media/frontend/tokoh/2016/10/26/58106f5ba73f5-basuki-hadimuljono-ql_324_116.jpg
Riwayat

Kerja keras Basuki Hadimuljono membuahkan hasil. Pegawai negeri yang dikenal pekerja lapangan ini menjadi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Basuki hampir 31 tahun mengabdi di intansi Pekerjaan Umum (PU). Ia dikenal seorang pekerja lapangan dan mengusai medan pekerjaannya. Karena ia memang betul-betul orang lapangan dan ahli di bidangnya. Tak heran bila kariernya di PU berakhir manis. Ia salah satu menteri kabinet Joko Wiododo dari kalangan birokrat.

Dia lahir di Surakarta, Jawa Tengah, 5 Novmeber 1954. Basuki adalah anak ke empat dari delapan bersaudara. Ayahnya adalah seorang tentara dari Angkatan Darat. Tempat tinggal Basuki saat kecil sering pindah-pindah mengikuti tugas ayahnya.

Basuki menyelesaikan Sekolah Dasarnya di Palembang, Sumatera Selatan.  SMP-nya juga di Palembang, tapi sebelum lulus, ia harus pindah ke Papua dan menyelesaikannya di sana.  Begitu juga dengan SMA-nya. Basuki menamatkanya tidak di Papua, tetapi di SMA Negeri 5 Surabaya, Jawa Timur.

Setelah lulus SMA, ia kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta. Basuki mengambil teknik geologi dan meraih gelar insinyur pada usia 25 tahun. Berbekal gelar insinyur ia memilih menjadi pegawai negeri sipil di kementrian pekerjaan umum.

Kariernya ia habiskan di instansi ini. Dari sini juga dia mendapat beasiswa untuk melanjutkan jenjang magister dan doktor di Colorado State University, USA. Pada usia 35 tahun meraih master dan doktornya pada usia 38 tahun. Ia betul-betul merintis karier dari instansi pekerjaan umum sebagai PNS.

Pada usia 41 tahun dia dinobatkan pegawai teladan departemen pekerjaan umum. Berbagai posisi dia duduki. Pada usia 51 tahun, kariernya terus naik, ia menjabat Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan, lalu menjadi  Inspektur Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum, dan puncaknya jadi Direktur Jenderal Penataan Ruang di Kementerian Pekerjaan Umum.

Di luar intasnsi pekerjaan umum, pada pemerintahan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, Basuki dipercaya juga untuk menjadi tim penanggulangan lumpur Lapindo, Porong, Siodoarjo, Jawa Timur, Rehabilitasi Pasca Tsunami Aceh, Kerawanan Pangan Yahukimo – Papua, dan kerusakan jalan tol Purbaleunyi, Bandung, Jawa Barat.

Banyak tugas lapangan dipercayakan kepada Basuki dan dilalui dengan baik. Tidak heran bila Basuki dikenal benar-benar orang lapangan dan bukan tipe orang di belakang meja.

Di masa pensiunnya dari PNS, setelah mengabdi 31 tahun lebih, ia diminta presiden terpilih Joko Widodo untuk menjadi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI dalam Kabinet Kerja 2014-2019.  Ia menjadi orang pertama yang menduduki kementerian baru yang sebelumnya bernama Menteri Pekerjaan Umum.


KELUARGA     
Istri                      : Kartika Nurani
Anak                   : Dewi Mahamiani
                             Neil Andika
                             Dira Mediani

PENDIDIKAN
SD, Lulus, Palembang
SMP, Lulus, Papua
SMA, Lulus, Surabaya
S1, Teknik Geologi, Universitas Gajah Mada, 1979
S2, Master of Science, Civil Engineering Colorado State University, USA, 1989
S3, Doctor of Philosophy, Civil Engineering Colorado State University, USA, 1992

KARIER
Ketua Kelompok Kerja SDA Rehabilitasi Pasca Tsunami NAD, 2004-2005
Ketua Tim Independen Penanggulangan Kerusakan Jalan Tol Purbaleunyi, 2006
Anggota Tim Nasional Penanggulangan Kerawanan Pangan Yahukimo-Papua, 2006
Ketua Tim Nasional Penanggulangan Lumpur Sidoarjo, 2006-2007
Dirjen Sumber Daya Air
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian PU, 2005-2007
Inspektur Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum, 2007-2013
Direktur Jenderal Penataan Ruang Kementerian PU, 2013-2014


PENGHARGAAN
Pegawai Teladan Departemen Pekerjaan Umum, 1995
Satyalancana Karya Satya X, 2001
Satyalancana Karya Satya XX, 2003
Satyalancana Pembangunan, 2003
Satyalancana Wirakarya, 2005
Satyalancana Kesejahteraan Sosial Pasca Tsunami NAD, 2005
Satyalancana Karya Satya XXX, 2014