Profil Joe Taslim - VIVA
Unduh aplikasi kami
A Group Member of Viva
viva
Joe Taslim

Joe Taslim

Palembang, 23 Juni 1981
s/d
Sekarang
https://thumb.viva.co.id/media/frontend/tokoh/2017/06/05/593500d9ce90f-joe-taslim-ql_324_116.jpg
Riwayat

Pensiun dari atlet judo, Joe Taslim terjun ke dunia hiburan. Ia menjadi model dan bintang film. Namanya pun masuk jajaran artis Indonesia yang menenembus film hollywood.

Kehadirannya sebagai sosok antagonis di film "Fast and Furious 6" telah melambungkan nama Joe Taslim di jagat perfilman Indonesia.

Ia berperan sebagai Jah, seorang pembunuh berdarah dingin yang menguasai bela diri dan jago parkour (bergerak dan melompat). Ucapan “Hantam mereka” menjadi ciri khas dirinya dalam film Hollywood yang didistribusi oleh Universal Pictures ini. Pria kelahiran Palembang, 23 Juni 1981 ini terjun ke dunia seni peran pada usia 27 tahun. 

Sebelum terjun ke dunia akting, anak dari Mardjuki Taslim dan Maria Goretty ini terbilang memiliki prestasi dalam olahraga judo. Dari kecil, pemilik nama lengkap Johannes Taslim ini sudah belajar bela diri. Ia menguasai wushu, judo, taekwondo, dan pencak silat. Namun, pada akhirnya ia fokus menekuni Judo.

Pada usia 16 tahun, Joe begabung dengan tim nasional Judo Indonesia. Ia berhasil menyabet Medali Emas di South East Asia Judo Championship Singapore 1999, Medali Perak di SEA Games 2007, dan Medali Emas pada ajang Pekan Olahraga Nasional 2008. Setelah itu, ia memutuskan pensiun karena dilanda cedera dan banting setir ke dunia peran.

Film "Karma" menjadi debut pertama Joe Taslim di layar lebar. Di film tersebut ia beradu peran dengan aktor senior Him Damsyik. Setahun kemudian, Joe kembali main dalam film "Rasa".

Setelah berperan dalam film Rasa pada tahun 2009, Joe kembali berakting untuk film laga "The Raid: Redemption" yang rilis 2 tahun kemudian. Dalam film besutan sineas Gareth Evans ini, Joe berperan sebagai Sersan Jaka. Ia juga beradu akting dengan aktor laga seperti Iko Uwais dan Yayan Ruhian.

Film aksi tersebut ditayangkan pertama kali pada Festival Film Internasional Toronto (Toronto International Film Festival, TIFF) 2011 sebagai film pembuka untuk kategori Midnight Madness, dan menuai pujian dari para penonton dan kritikus film.

The Raid pun memperoleh penghargaan The Cadillac People's Choice Midnight Madness Award. The Raid menjadi film Indonesia pertama yang paling berhasil di level internasional.

Kesuksesan ayah 3 anak ini semakin memikat setelah memperoleh peran sebagai Jah dalam film aksi terkenal "Fast and Furious 6" yang tayang tahun 2013. Meski mendapat peran antagonis melawan tokoh utama  Dominic Toretto (Vin Diesel) dan Brian O'Conner (Paul Walker), namun penampilannya memberi kebanggaan sendiri bagi masyarakat Indonesia.

Pada tahun yang sama juga, suami dari Julia Taslim ini berperan untuk film nasional bertajuk La Tahzan sebagai orang Jepang bernama Yamada yang ingin melamar Viona, namun mereka terbentur keyakinan.

Setelah 3 tahun tidak muncul, Joe kembali berperan untuk film Hollywood, Star Trek Beyond sebagai alien bernama Manas. Sedangkan pada tahun 2017, ia kembali berperan untuk film Indonesia bertajuk Surat Kecil Untuk Tuhan bersama Bunga Citra Lestari, Lukmat Sardi, Ben Joshua, Aura Kasih, dan lainnya.

Berkat aktingnya di layar lebar, Joe telah diganjar 2 penghargaan, yaitu Pemeran Utama Pria Terbaik Indonesian Movie Actor Award 2014 dan Aktor Favorit Indonesia KCA 2015. Ini sekaligus melengkapi tropi yang diraihnya dari dunia olaharga judo. (AC/DN)


KELUARGA
Orang Tua     : Mardjuki Taslim dan Maria Goretty
Istri                : Julia Taslim
Anak             : 3 orang anak

KARIER
Filmografi
Karma (2008)
Rasa (2009)
The Raid: Redemption (2011)
Dead Mine (2012)
Fast and Furious 6 (2013)
La Tahzan (2013)
Star Trek Beyond (2016)
Surat Kecil Untuk Tuhan (2017)