Profil Nafa Urbach - VIVA
X
Unduh aplikasi kami
A Group Member of Viva
viva
Nafa Urbach

Nafa Urbach

Malang, 19 September 1980
s/d
Sekarang
https://thumb.viva.co.id/media/frontend/tokoh/2017/08/15/5992bcb6cf024-nafa-urbach-ql_324_116.jpg
Riwayat

Berkat kemiripan wajah dan suara yang dimilikinya dengan penyanyi Nike Ardilla mengantarkan Nafa Urbach melejit di pentas musik tanah air. Ia pun menjadi artis sinetron Indonesia.

Nafa Urbach lahir di Malang, 19 September 1980. Wajah cantiknya perpaduan antara ayah yang kebangsaan Jerman dan ibu yang berasal dari Malang, Indonesia. Di keluarganya, ia termasuk anak yang paling menyukai bernyanyi.

Nafa Urbach mulai merintis karier di dunia tarik sara pada pertengahan 1990-an. Namanya langsung melejit di pentas musik Indonesia walaupun sebagai pendatang baru.

Kemunculan Nafa Urbach dalam industri musik ini tidak terlepas dari bayang-bayang rocker perempuan yang sedang naik daun ketika itu, Nike Ardilla. Sesaat setelah kematian tragis penyanyi Nike Ardilla dalam sebuah kecelakaan di Bandung pada medio awal tahun 1995, nama Nafa Urbach yang ketika itu masih berusia 15 tahun langsung menjadi sorotan publik.

Saat itu Nafa Urbach baru menapaki pentas hiburan tanah air dengan gaya pembawaan yang mirip dengan almarhumah Nike Ardilla. Sorotan publik dan berbagai pengamat musik menggadang-gadangkan sosoknya sebagai salah satu kandidat terkuat pengganti sosok almarhumah Nike Ardilla.

Bahkan komposer kenamaan ketika itu Deddy Dores yang sebelumnya sering menjadi tim sukses album-album milik Nike Ardilla sempat membuatkan lagu-lagu beraliran slow rock untuk Nafa Urbach dan hasilnya meledak luar biasa, salah satu yang meledak luar biasa adalah lagu “Bagai Lilin Kecil”. Nafa Urbach pun segera menjadi titisan baru rocker perempuan muda yang menjanjikan.

Sejak itu, nama Nafa Urbach langsung melejit ke pentas musik tanah air sebagai pendatang baru yang cukup menjanjikan di tengah maraknya band pop yang membanjiri pasar musik.

Berturut-turut album serta lagunya laris manis bak kacang goreng, sebut saja ada Hatiku Bagai Terpenjara, Bandung Menangis Lagi (dibawakan duet dengan Deddy Dores), kemudian ada Hati Tergores Cinta (yang dibawakan duet dengan Rudy Chysara), Hatiku Bagai di Sangkar Emas, serta Hati yang Rindu.

Nafa Urbach akhirnya bisa membuktikan bahwa dirinya bukanlah bayang-bayang dari almarhumah Nike Ardilla, sosok yang tiba-tiba meninggal ketika dia baru merintis karier pada pertengahan 90-an.

Meskipun begitu dalam setiap kesempatan Nafa selalu menyebut bahwa sosok Nike Ardilla sebagai mentor yang membuatnya berani mengambil karier di jalur hiburan yang sarat dengan cobaan. Berbagai tawaran mengalir ke tangannya beberapa tahun kemudian ke tangan Nafa, salah satunya adalah bermain dalam sejumlah layar perak.

Sosoknya yang jelita paduan antara ayah yang kebangsaan Jerman dan ibu yang berasal dari Malang membuat sosoknya dipakai juga dalam berbagai sinetron sepanjang dekade 90-an.

Sederet sinetron sukses dia bintangi, sebut saja ada Kembalinya Si Manis Jembatan Ancol, Bidadari yang Terluka, Permataku, Terpikat, Pertalian, Kehormatan, Pengorbanan Anggun adalah sebagian dari puluhan yang sempat dibintangi Nafa Urbach.

Untuk urusan asmara, Nafa Urbach juga menjalin cinta dengan Primus Yustisio, bintang sinetron yang ketika itu kariernya sedang menanjak. Dikabarkan hubungan ini sempat akan berlanjut ke pelaminan bahkan Nafa rela masuk Islam demi mengikuti keyakinan Primus.

Ternyata, hubungan ini tidak bertahan lama dan Primus akhirnya memilih untuk menikahi Jihan Fahira, salah satu bintang sinetron yang juga pamornya sedang naik pasca membintangi “Melati” bersama Desy Ratnasari.

Putus dari Primus, Nafa Urbach seperti menarik diri dari dunia hiburan, berpacaran dengan Zack Lee yang juga pemain sinetron muda, Nafa kembali berubah keyakinan memeluk Katolik sesuai dengan agama sang pacar, Zack Lee. Hubungan ini berlanjut dengan pernikahan pada 16 Februari 2007 di Gereja Immanuel, Jakarta Pusat. Sebelumnya pasangan ini sempat bertunangan lebih dulu pada 19 Desember 2004.

Selanjutnya, kehidupan Nafa Urbach banyak diisi dengan kegiatan keagamaan bersama dengan sang suami. Dia sempat merilis album baru bertajuk Wanita Super pada medio tahun 2009, namun hasilnya kurang menggembirakan.

Selentingan mengatakan bahwa dirinya tidak laris lagi karena faktor perpindahan agama yang pernah dilakukannya. Bersama dengan sang suami Nafa Urbach pun merintis usaha dagang yang menjual daging sapi lunak pesanan restoran kelas atas.

Bersamaan dengan itu, dunia hiburan yang telah membesarkan namanya kembali memanggilnya. Bukan untuk tampil di panggung musik, tapi bermain sinetron. Wajah Nafa Urbach pun menghiasi di sejumlah layar kaca. (LP/AC/DN)

     
KELUARGA     
Suami              : Zack Lee
Anak                : Mikhaela Lee Jowono
Orang tua        : Ronald Walter Urbach
                         Neneng Maria Kusuma
 
KARIER
Diskografi
Bagai Lilin Kecil (1995)
Deru Debu 'Original Soundtrack' (Single, 1995)
Bandung Menangis Lagi 'Bersama Deddy Dores' (Single, 1996)
Hati Tergores Cinta 'Bersama Rudy Chysara/RC Formation' (1996)
Hatiku Bagai Terpenjara (1996)
Hati Yang Kecewa (1997)
Hatiku Bagai Di Sangkar Emas (1998)
Hati Yang Rindu (Single, 1998)
Gita Cinta 'Bersama D'Urbach' (1999)
Tiada Dusta Di Hatiku (1999)
Jujur Saja (2001)
Berlari (2004)
Cinta Abadi (Single, 2009)
Wanita Super (Single, 2009)
Ku Tak Sempurna (2010)
Belahan Jiwa (Single, 2014)
Melepasmu Kelemahanku (Single, 2017)

Sinetron
Deru Debu (1994-1996)
Kembalinya Si Manis Jembatan Ancol
Bidadari Yang Terluka (1997)
Permataku
Takdir (1998)
Terpikat (1999-2000)
Kasih (2001)
Pertalian (1999)
Dua Kali Aku Mencintaimu
Kehormatan (2000-2004)
Kalau Cinta Sudah Bicara
Kalau Cinta Sudah Bicara 2
Mau Nggak Mau Harus Mau
Permaisuri Hatiku (2002)
Pelangi Bidadariku 1 (2003)
Pencopet Cinta 3 (2004)
Kurindu Jiwaku (2005)
Pelangi Di Wajahku 1
Pelangi Di Wajahku 2
Langkahku
Pengorbanan Anggun (2009)
Putih Merah (2009-2010)
Aishiteru (2011)
Segalanya Cinta (2012)
Raja Dan Aku (2012-2013)
Juna Cinta Juni (2013)
Sepatu Super (2013)
Misteri Toko Antik (2014)
Rahasia Aura (2015)
Malu Malu Kucing (2015)
Nathan & Nadia (2017)

Iklan
Hemaviton
Hassenda
Pagoda Pastilles
Mie Sedaap
TOP Coffee
Yesta Lotion
Kangen Water
Zango Mango