Profil Dahnil Anzar Simanjuntak - VIVA
Dahnil Anzar Simanjuntak

Dahnil Anzar Simanjuntak

Kabupaten Langkat, 10 April 1982
s/d
Sekarang
https://thumb.viva.co.id/media/frontend/tokoh/2018/09/27/5baca8501ade4-dahnil-anzar-simanjuntak-ql_324_116.jpg
Riwayat

Berjibaku dengan menjadi tukang parkir, Dahnil Anzar Simanjuntak mulai mengubah nasibnya lewat pendidikan. Ia pun populer di layar kaca.

Dahnil Anzar Simanjuntak adalah seorang akademisi sekaligus aktivis Pemuda Muhammadiyah yang kemudian dipercaya sebagai Koordinator Jubir Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subiato-Sandiaga Uno untuk Pilplres 2019.

Pria yang akrab disapa Anin ini lahir di Salahaji, Pematang Jaya, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara pada 10 April 1982. Sempat mengenyam pendidikan di tanah kelahirannya, ia pun pindah ke Tangerang setelah lulus SMP.

Dahnil tentu sangat ingin melanjutkan pendidikannya ke jenjang sarjana. Tapi sayangnya waktu itu, ia terhalang oleh keterbatasan dana. Meski demikian, ia tidak menyerah. Dahnil bersama teman-temannya membuka kursus Bahasa Inggris bernama Garis English Center Club (GECC).

Selain mengelola Lembaga kursusnya, Dahnil juga menjadi tukang parkir demi mencukupi segala kebutuhannya. Hingga akhirnya pada tahun 2000, seluruh keluarganya kembali pulang ke Medan. Namun, Dahnil tetap tinggal di Tangerang.

Sang ayah akhirnya membantu biaya agar dirinya bisa kuliah. Dahnil pun melanjutkan ke S1 Akuntansi Publik di STIE Ahmad Dahlan Jakarta. Pendidikan S1 menjadi babak baru kehidupannya.

Setelah itu, ia mengambil magister dengan fokus studi Kebijakan Publik di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Tak berhenti sampai di situ, ia menuntaskan pendidikan Doktor Ilmu Ekonomi di Universitas Diponegoro, Semarang. Selama menyelesaikan studi S2 dan S3, Dahnil juga berprofesi sebagai Dosen di Universitas Muhammadiyah Tangerang dan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten.

Di luar bidang akademisi, Dahnil terjun ke dunia bisnis. Ia dipercaya sebagai Komisaris Utama Palm Mandiri Sentosa, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan. Selain itu, ia juga memiliki bisnis di bidang kuliner dan properti.

Pria yang aktif di organisasi Muhammadiyah ini pernah didapuk sebagai Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah periode 2009-2014. Lalu, dalam Muktamar Pemuda Muhammadiyah ke-16 di Padang, Sumatera Barat, ia dipilih sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah.

Namanya mulai mencuat saat gelombang aksi umat Islam 212 menuntut Presiden Jokowi memproses hukum Gubernur DKI Ahok atas dugaan penistaan Alquran dan ulama pada 2016. Ia pun sering muncul di TV sebagai narasumber untuk membahas gerakan umat Islam tersebut. Kadang tema politik, ekonomi, dan korupsi tak lepas dari ulasannya.

Sejak itu, namanya makin populer sebagai sosok pemuda yang kritis kepada penguasa. Berbagai soal ia bahas dan kritisi. Pada tahun 2018, Dahnil memperoleh kepercayaan jadi Koordinator Jubir Tim Kampanye Nasioanal Prabowo-Sandi untuk bertarung dengan Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019. (AC/DN) (Photo/Antara)

PENDIDIKAN
S1, Sarjana Ilmu Akuntansi Publik, STIE Ahmad Dahlan Jakarta
S2, Magister Kebijakan Publik, Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia
S3, Doktor Ilmu Ekonomi Universitas Diponegoro Semarang

KARIER
Dosen Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Sultan Ageng Tirtayasa Banten
Komisaris Utama Palm Mandiri Sentosa
Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah (2009-2014)
Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah (2014-2018)
President Religion for Peace Asia and Pacific Youth Interfaith Network (2017)
Koordinator Jubir TKN Prabowo-Sandiaga (2018)