Tingkatkan IP, Kabupaten Badung Optimalkan Jaringan Irigasi
Kamis, 30 April 2020 | 13:16 WIB

Tingkatkan IP, Kabupaten Badung Optimalkan Jaringan Irigasi

Indeks pertanaman (IP) naik hingga rata-rata produksi 6 ton/ha.
Jaringan irigasi pertanian.
Photo :

Jaringan irigasi pertanian.

VIVA – Pandemi Covid-19 turut berdampak di Provinsi Bali. Namun petani di Bali masih tetap semangat dalam membantu memproduksi pangan.

Pembangunan infrastruktur pertanian tetap dilaksanakan oleh Subak Padedekan, Desa Angantaka, Kecamatan Abiansemal Kabupaten Badung dengan merehabilitasi jaringan irigasi tertier yang dapat mengairi seluas 67 Ha. 

Pekerjaan yang dilakukan bersama secara padat karya ini dengan membangun linning saluran 3 sisi, dengan bahan pasangan batu dan RJIT dapat terbangun sepanjang 195.4 meter.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, perbaikan jaringan irigasi ini dapat diharapkan dapat meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) hingga 225 dari semula 185 dengan rata-rata produksi 6 ton/ha," ujar Mentan SYL.

Saat ini, beberapa daerah yang panen kembali mempersiapkan lahannya untuk musim tanam.

Kebutuhan air dalam usaha tani sangatlah penting, aliran-aliran air dari sumber air yang tidak bisa sampai ke lahan sawah dan tidak dapat dimanfaatkan oleh petani dapat dibantu alirannya melalui jaringan irigasi tersier. 

"Oleh karena itu, jaringan irigasi tersier adalah komponen mutlak dalam jaringan sistem irigasi," tegasnya.