Kisah Satu Keluarga di Banyuwangi Lolos Dari Kerusuhan Wamena
https://asset.viva.co.id/appasset-2018/mobile-2018/img/logo-times.png?v=8.7.22

Kisah Satu Keluarga di Banyuwangi Lolos Dari Kerusuhan Wamena

Kamis, 5 Desember 2019 | 10:03 WIB
https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2019/12/05/5de8736119a5c-kisah-satu-keluarga-di-banyuwangi-lolos-dari-kerusuhan-wamena_663_382.jpg
Photo :
  • timesindonesia

Keluarga Widodo, pengungsi Wamena asal Banyuwangi. (Foto: Istimewa)

Kerusuhan di Wamena, Papua menyisakan duka dan trauma mendalam bagi keluarga Widodo (57) yang tiba di Banyuwangi. Widodo mengaku, nyawanya bisa selamat lantaran merayap dan bersembunyi di semak-semak.

“Saya merayap di semak-semak, bersembunyi dan melompat pagar. Hingga akhirnya sampai di kantor polisi," kata pria yang telah 27 tahun tinggal di Wamena ini.

Sejak 1970, Widodo kecil tumbuh besar di Papua hingga menikahi warga Banyuwangi dan dikaruniai empat anak. Di sana Widodo bekerja sebagai driver hingga memiliki rumah-toko (ruko), beserta kontrakan di kawasan Pikie, Wamena, atau berdekatan dengan Jalan Trans Papua.

Widodo mengatakan, saat itu dirinya baru saja pulang dari belanja, sekira pukul 09.00 sekelompok orang berdatangan dan langsung mengamuk mencari para pendatang. Ia menceritakan kisah pilu yang dialaminya di tanah rantau, termasuk tempat tinggalnya yang dibakar.

“Saya ditelpon untuk segera pulang, ada keributan. Ternyata betul, saat tiba di rumah memang sudah kacau," katanya.

Saksikan Juga