Imbas Banjir Gresik, Kerugian di Sektor Pertanian Capai Rp 4,5 Miliar
https://asset.viva.co.id/appasset-2018/mobile-2018/img/logo-times.png?v=8.7.23

Imbas Banjir Gresik, Kerugian di Sektor Pertanian Capai Rp 4,5 Miliar

Selasa, 14 Januari 2020 | 19:11 WIB
https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2020/01/14/5e1daf9e5d75c-imbas-banjir-gresik-kerugian-di-sektor-pertanian-capai-rp-4-5-miliar_663_382.jpg
Photo :
  • timesindonesia

Petani di Desa Munggugianti Kecamatan Benjeng saat memanen padi miliknya usai terendam banjir (FOTO: Akmal/TIMES Indonesia)

Imbas banjir awal tahun akibat luapan sungai Kali Lamong, Dinas Pertanian Gresik merinci ada ribuan hektare lahan pertanian utamanya tanaman padi gagal panen karena terendam banjir dan puso. Total kerugian mencapai Rp 4,5 miliar.

Dari data Dinas Pertanian ada 4.187 hektare lahan di Gresik yang terendam banjir dan puso. Namun, dari angka itu, sekitar 1.782,5 padi rusak parah karena banjir sedangkan yang mengalami puso ada 32 hektare sehingga gagal panen.

Sekretaris Dinas Pertanian Siti Umi Saefiah mengatakan, pasca banjir luapan Kali Lamong pihaknya gerak cepat mengumpulkan data tanaman padi yang terendam. Selain yang terendam banjir, ia juga mendata padi yang puso.

Saksikan Juga