Liverpool vs City: Handball Penentu Juara Liga Inggris Musim Ini?
Liverpool vs City: Handball Penentu Juara Liga Inggris Musim Ini?
https://asset.viva.co.id/appasset-2018/mobile-2018/img/logo-bbc.jpg?v=8.7.10
Senin, 11 November 2019 | 07:40 WIB

Liverpool vs City: Handball Penentu Juara Liga Inggris Musim Ini?

https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2019/11/11/5dc8a70e66182-liverpool-vs-manchester-city-apakah-keputusan-wasit-soal-handball-jadi-penentu-liga-primer-musim-ini_663_382.jpg
Photo :
  • bbc

Manajer Manchester City, Pep Guardiola. - Reuters

Musim lalu, gelar juara Manchester City ditentukan oleh jarak 11 milimeter. Musim ini, apakah 21 detik menjadi penentu gelar Liga Primer?

Pada laga di Stadion Anfield, Minggu (10/11) waktu setempat, Liverpool memperlebar jarak dengan Manchester City sejauh sembilan poin dalam klasemen sementara Liga Primer melalui kemenangan 3-1.

Namun, hasil pertandingan itu bisa saja berbeda jika wasit berkata lain saat laga berjalan lima menit dan lima detik.

Saat itu, para pemain asuhan Pep Guardiola yakin mereka seharusnya mendapat penalti setelah umpan silang Bernardo Silva mengenai bek kanan Liverpool, Trent Alexander-Arnold.

Selang 21 detik dari insiden itu, City tertinggal satu gol.

Apa yang terjadi?


Manchester City berkeras bahwa mereka seharusnya mendapat tendangan penalti setelah umpan Bernardo Silva mengenai Trent Alexander-Arnold. - Reuters

Silva menyepak bola dari sektor kanan pertahanan Liverpool menuju Sergio Aguero yang berdiri menanti umpan di kotak penalti.

Saat bola datang menghampiri Aguero, Alexander-Arnold berupaya menghalangi dan si kulit bundar malah mengenai lengan kanannya.

Akan tetapi, wasit Michael Oliver tidak menggubris insiden itu dan malah melambaikan tangan, tanda instruksi untuk segera melanjutkan permainan. Para pemain City tidak terima dan langsung memprotes keputusan wasit.

Di lain pihak, kubu tuan rumah terus menggulirkan bola dan langsung melancarkan serangan ke jantung pertahanan City.

Hasilnya?

Fabinho mampu melepaskan bola dari jarak 22 meter ke sudut kiri gawang yang tidak bisa dijangkau kiper Claudio Bravo sehingga anak-anak asuhan Jürgen Klopp unggul 1-0. Semuanya terjadi dalam periode 21 detik sejak Alexander-Arnold dituding melakukan pelanggaran handball di dalam kotak penalti.

Setelah pertandingan, pemain bernomor punggung 66 itu mengatakan kepada SkySports: "Saya pikir [bola] itu mungkin mengenai lengan saya, namun kena Bernardo Silva lebih dulu, mereka mengajukan complain tapi kami harus tetap bermain."

Sementara itu, mantan kapten City, Vincent Kompany, berdalih permainan seharusnya dihentikan di kotak penalti Liverpool, terlepas dari apapun keputusan akhir wasit.

Saksikan Juga

Temuan KPK Diruangan Menteri Agama & Penembakan di Utrecht

BERITA - sekitar 1 tahun lalu
loading...