Pelajaran Berharga 3 Pembalap Indonesia dari Seri Terakhir FIM CEV

Pelajaran Berharga 3 Pembalap Indonesia dari Seri Terakhir FIM CEV

Senin, 11 November 2019 | 10:05 WIB
Skill mereka akan meningkat.
Tim Astra Honda Motor di balap FIM CEV Championship 2019
Photo :
  • Dok: AHM

Tim Astra Honda Motor di balap FIM CEV Championship 2019

VIVA – Sirkuit Ricardo Tormo Valencia, Spanyol begitu dingin. Angin juga kencang. Tapi tak sekencang semangat tiga pembalap muda Indonesia. 

Mario Suryo Aji (15 tahun), Gerry Salim (22 tahun) dan Andi Farid “Gilang” Izdhar berada di bawah bendera Astra Honda Motor. Mereka bertarung dua hari untuk mendapatkan hasil terbaik. Mulai dari kualifikasi hingga race pada Minggu, 10 November 2019.

Semangat, skill dan pengalaman terus terasah. Namun hasil berkata lain. Gerry Salim harus pasrah tidak ikut balapan. Terjatuh saat pemanasan di tikungan 11. Tulang selangka retak dan pen yang ditanam di tubuhnya pada Juli lalu pun bengkok. 

“Saya terjatuh karena ada masalah dengan shifting gear saat saya mencoba menurunkan kecepatan,” ujar Gerry yang tak bisa menyembunyikan kecewanya karena tak ikut balapan. Tim dokter melarangnya, karena kondisinya tidak memungkinkan, meskipun Gerry sempat memaksa. Gerry bertarung di kelas Moto2 FIM CEV Championship.

Di kelas Moto3 Junior World Championship Mario menutup balapan terakhir yang digelar dua kali pada posisi 17 di balap pertama dan posisi 26. Dia terkendala teknis pengereman pada 6 lap terakhir. Pencapaian tahun pertamanya balapan di benua Eropa ini mengantarkannya di posisi ke-18 klasemen akhir.

“Banyak pengalaman berharga. Saya berhasil meraih podium saat finis posisi ke-4 di Estoril, Portugal. Dari hasil balap satu musim ini, saya ingin tingkatkan lagi skill dan gaya balap yang lebih agresif dan teknik pengereman yang tepat,” ujar Mario.

Sementara Andi Gilang juga belum mendapatkan hasil maksimal. Dia juga terkendala di masalah shifting gear. Andi yang tahun depan akan mengikuti race di kasta tertinggi MotoGP, akan bertarung di kelas Moto2, di kejuaraan ini memang tidak ada target juara karena dia hanya mengikuti 4 seri dari 8 seri CEV Moto2 European Championship 2019. 

Berita Terkait :
Saksikan Juga