Kisah Pilu Pebulutangkis Indonesia Sebelum Corona Makin Mengganas
Jumat, 27 Maret 2020 | 05:30 WIB

Kisah Pilu Pebulutangkis Indonesia Sebelum Corona Makin Mengganas

Kini Corona sudah menggerogoti bulutangkis dunia.
Jonatan Christie tertunduk usai kalah di final BATC 2020.
Photo :
  • Instagram: badminton.ina

Jonatan Christie tertunduk usai kalah di final BATC 2020.

VIVA – Virus Corona hingga detik ini terus mewabah ke berbagai negara. Hingga saat ini, pemerintah dan berbagai elemen terus berjuang menangani virus Covid-19 tersebut.

Covid-19 juga berimbas ke bulutangkis dunia, sederet turnamen ditunda karena semakin mengganasnya. Terakhir, BWF World Tour Super 1000, All England 2020 dihelat di Birmingham Arena, Inggris 11-15 Mei lalu.

Sederet pebulutangkis Indonesia turun di All England. Namun kisah pilu datang dari pebulutangkis tunggal putra, putri dan ganda putri RI.

Secara mengejutkan, tak ada satupun yang dari tunggal putra dan putri yang meraih gelar, bahkan hanya mampu tembus ke partai kedua saja, atau babak 16 besar.

Partai perdana saja, tiga tunggal putra harus menelan pil pahit. Jonatan Christie menjadi korban pertama. Jojo sapaan akrabnya dihabisi pebulutangkis Malaysia, Lee Zii Jia dua game langsung.

Selain Jojo, tunggal putra Indonesia lainnya yang tumbang di partai perdana adalah Tommy Sugiarto. Ia diabisi wakil China, Shi Yuqi lewat drama rubbergame.