Indonesia Open Ditunda Akibat Corona, PBSI Ikut Aturan Main BWF
Selasa, 7 April 2020 | 15:00 WIB

Indonesia Open Ditunda Akibat Corona, PBSI Ikut Aturan Main BWF

BWF umumkan 13 turnamen ditunda, termasuk Indonesia Open.
Kalahkan Ahsan-Hendra, Marcus Gideon-Kevin Sanjaya Juarai Indonesia Open 2019
Photo :
  • VIVA/Muhamad Solihin

Kalahkan Ahsan-Hendra, Marcus Gideon-Kevin Sanjaya Juarai Indonesia Open 2019

VIVA – Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) resmi mengumumkan penundaan Indonesia Open 2020. Langkah ini diambil menyusul maraknya wabah virus corona, sehingga banyak kalender turnamen lainnya ikut ditangguhkan.

Dikutip dari laman resmi BWF, penundaan dilakukan setelah melakukan pembicaraan dengan tuan rumah penyelenggara. Berikut juga konfederasi-konfederasi bulutangkis yang ada di bawah mereka.

Penundaan turnamen diberlakukan untuk yang seharusnya berlangsung sejak Mei hingga Juli 2020. Ada tiga turnamen BWF World Tour di dalamnya, salah satunya adalah Indonesia Open yang jadwalnya berlangsung 16-21 Juni 2020.

Sebelumnya PBSI memang telah mengajukan penundaan Indonesia Open kepada BWF menjadi bulan September 2020. Namun, mengingat kondisi yang tidak memungkinkan akhirnya keputusan penundaan harus diambil.

"Kami memahami kondisi ini dan mendukung langkah yang diambil BWF, karena masa darurat COVID-19 sampai akhir Mei, jadi Indonesia Open memang tidak mungkin diselenggarakan di jadwal awal," kata Sekretaris Jenderal PP PBSI, Achmad Budiharto dilansir dari badmintonindonesia.org, Selasa 7 April 2020.

"PBSI masih menunggu pengaturan jadwal lebih lanjut, kami terus berkoordinasi dengan BWF dan sudah membicarakan beberapa alternatif waktu yang paling tepat untuk penyelenggaraan ," tambahnya.

Total ada 13 turnamen yang ditunda, termasuk Indonesia Open. Sebanyak empat turnamen Grade 2 dan sembilan turnamen Grade 3 akan ditunda hingga waktu yang belum ditentukan.

Berikut daftar turnamen bulan Mei-Juli yang ditunda: