5 Aksi Menakjubkan Valentino Rossi yang Bikin Kangen

5 Aksi Menakjubkan Valentino Rossi yang Bikin Kangen

Senin, 8 Juni 2020 | 04:52 WIB
Valentino Rossi kini sudah memasuki masa senja kariernya.
Pembalap Monster Yamaha, Valentino Rossi
Photo :
  • Motogp Pics

Pembalap Monster Yamaha, Valentino Rossi

VIVA – Legenda MotoGP, Valentino Rossi, kini berusia 41 tahun dan membuatnya menjadi salah satu pembalap tertua yang pernah ada dalam sejarah. 

Sebuah usia yang tidak lagi muda untuk bersaing di dunia balap yang sangat kompetitif. Namun, Rossi terus membuktikan bahwa usia hanyalah angka. Meskipun Marc Marquez adalah superstar MotoGP saat ini, nama Rossi dan ikon #46 selalu menarik banyak orang.

Rossi memiliki karier yang panjang dan dinaungi kesuksesan. Total, ada sembilan gelar juara dunia, dengan rincian 1 kelas 125 cc (sekarang Moto3) membela Scuderia AGV Apprilia 1997, kelas 250 cc pada 199 dan tujuh kejuaraan dunia MotoGP.

Hebatnya lagi, dia mampu menyabet gelar juara dunia lima musim berturut-turut di dua tim berbeda yakni pada 2001, 2002, 2003 (Honda), 2004, 2005 (Yamaha). Kemudian, Rossi baru kembali menjuarai MotoGP pada 2008 dan 2009. Rossi juga telah menyelesaikan 402 balapan dalam kariernya.

Kini, Rossi telah memasuki senja karier. Pembalap Honda Marc Marquez telah mengalahkan Rossi di seluruh balapan dalam beberapa tahun terakhir ini. 

Ancaman lain pun telah muncul, seperti rekan setim Maverick Vinales, dan pembalap dari tim satelit Yamaha, Fabio Quartararo. Pada MotoGP 2019, Rossi tidak mampu sekalipun membawa timnya meraih kemenangan.

Hasil terbaik Rossi sepanjang tahun 2019 adalah dua kali finis sebagai runner-up pada balapan MotoGP Argentina dan MotoGP Amerika Serikat. Nah, setelah lama tak meraih kemenangan, berikut 5 penampilan mengerikan Valentino Rossi di MotoGP: yang bikin kangen.

1. MotoGP Australia 2001

MotoGP Australia 2001 akan menjadi balapan paling indah bagi Rossi. Bukan tanpa alasan, dengan kemenangan di sirkuit Phillip Island itu, Rossi meraih gelar pertamanya di MotoGP atau yang saat itu bernama kelas 500 cc. 

Setelah pertempuran sengit di sepanjang balapan melawan Max Biaggi yang juga tengah mengincar gelar juar,a kemenangan ditentukan di lap terakhir.

Rossi seperti kesetanan, dengan melakukan beberapa aksi berani di beberapa tikungan. Entah bagaimana Rossi berhasil mempertahankan keunggulan sampai garis finis, hanya 0,013 detik di depan rekan senegaranya itu.