Tragedi Berdarah Raja Bulutangkis Dunia dan Gelar Malaysia Masters
Senin, 13 Juli 2020 | 14:36 WIB

Tragedi Berdarah Raja Bulutangkis Dunia dan Gelar Malaysia Masters

Kento Momota lolos dari maut usai menjuarai Malaysia Masters 2020.
Pebulutangkis Jepang, Kento Momota.
Photo :
  • VIVA.co.id

Pebulutangkis Jepang, Kento Momota.

VIVA – Virus Corona atau COVID-19 terus mewabah, hal ini menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi negara-negara yang terdampak virus tersebut.

Bulutangkis dunia juga terdampak, sederet turnamen ditunda akibat mengganasnya virus tersebut. Terakhir diselenggarakan adalah BWF World Tour Super 1000, All England Open 2020 11-15 Maret lalu.

Pebulutangkis top dunia tengah menjalani masa isolasi mandiri, banyak di antara mereka yang mejalani latihan sendiri di rumah, ada juga yang diisolasi di pelatnas.

Bicara persaingan, raja raksasa bulutangkis dunia, Kento Momota hingga saat ini masih bertengger di rangking 1 dunia. Namun, ada kisah pilu alias tragedi berdarah terjadi saat Kento memulai turnamen di 2020.

Senin, 13 Januari 2020, menjadi hari yang tak pernah terbanyangkan oleh Kento, saat perjalanan menuju bandara di KM 13.7 Jalan Tol Maju sekitar 4.40 waktu Malaysia. 

Kondisi mobil yang ditumpangi Kento Momota dalam kecelakaan parah di Malaysia

Suasana seketika mencekam, saat mini bus yang ditumpanginya hancur menabrak satu unit truk. Bagian kepala mobil itu pecah, sopir pun meninggal di tempat.

Meski lolos dari maut, Kento dan tiga orang penumpang lainnya menjadi korban kecelakaan maut tersebut. Mereka adalah Wiliam Thomas (tunggal putra Inggris), Morimoto Arkifuki (Fisioterapis tim Jepang) dan Hirayama Yu (tunggal putri Jepang).